Dokter di Gaza Amputasi Kaki Anak Sendiri Tanpa Bius

Dokter di Gaza Amputansi Kaki Anak Sendiri
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Gaza – Belum lama ini viral kisah seorang dokter di Gaza, Palestina, viral di media sosial. Kisahnya menyayat hati para netizen lantaran harus mengamputasi kaki anak sendiri tanpa anestesi atau obat bius. Kisah itu diunggah akun Twitter, @tanyarlfess. Video tersebut memperlihatkan seorang dokter yang menangis tersedu-sedu.

img_title Pengalaman Pasien Bakal Jadi Acuan Akreditasi RS, Menkes: Pasien BPJS Dijudesin Nggak Sama Dokter

“Seorang dokter bedah di Gaza harus melakukan operasi amputasi pada anaknya sendiri tanpa obat bius,” tulis akun itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter di Gaza Amputansi Kaki Anak Sendiri

Photo :
  • Tangkapan Layar

img_title Gubernur Kalsel Perintahkan Rumah Sakit Prioritaskan Korban KM Virgo Transport 8

Diduga sang dokter kehabisan anestesi dan terhambatnya bantuan obat-obatan. Sehingga, dia harus melakukan tindakan bedah tersebut tanpa obat bius. Dengan hati yang hancur dia melakukan operasi tersebut.

Nahas, nyawa sang anak tak dapat tertolong lantaran rasa sakit yang harus dia derita saat melakukan amputasi tersebut. Dokter yang tak diketahui identitasnya itu pun hanya bisa menangis menyaksikan kepedihan yang dirasakan sang anak. Nampak beberapa tenaga medis lainnya menguatkan sang dokter setelah kematian anaknya.

img_title Keji! Ibu Hamil Palestina di Gaza Tewas usai Ditembak Pasukan Israel

Momen memilukan yang terjadi di Gaza, Palestina ini pun mengundang komentar para netizen Tanah Air. Netizen pun ikut berduka, sekaligus merasakan rasa sakit mendalam menyaksikan momen yang begitu menyayat hati ini.

“Pedih banget hatiku ya Allah,” tulis netizen dalam kolom komentar.

“Gak kebayang traumanya dia,” tulis netizen lainnya.

“Ya Allah nyesel banget bacanya,” kata netizen lainnya.

Perlu diketahui dilansir Al Jazeera, Rabu, 22 November 2023, pemerintah di Gaza telah merilis jumlah korban terbaru pada 21 November. Lebih dari 14.128 warga Palestina telah tewas sejak 7 Oktober, termasuk sedikitnya 5.600 anak-anak dan 3.550 wanita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, setidaknya 33.000 orang terluka. Lebih dari 6.800 orang hilang, baik terjebak di bawah reruntuhan maupun dalam wujud jenazah yang belum teridentifikasi.

Mengenai kerusakan yang disebabkan oleh bom Israel, pemerintah mengatakan bahwa 44.000 unit perumahan telah hancur di Gaza dan 230.000 unit rusak, yang berarti bahwa 60 persen dari seluruh perumahan di Jalur Gaza tidak layak huni akibat perang. Sedangkan 26 rumah sakit dan 55 pusat kesehatan tidak dapat beroperasi.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin

Menkes Budi Soroti Masalah di Rumah Sakit: Dokternya Tak Dibayar

Menkes Budi menyoroti persoalan di dunia kesehatan. Salah satunya ada beberapa tenaga kesehatan yang gaji atau upahnya tak dibayarkan oleh rumah sakir (RS) paripurna.

img_title
VIVA.co.id
14 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut