Viral, Dua WNA di Bali Ribut Menolak Bayar Treatment di Nail Art Studio

Dua WNA di Bali Menolak Bayar Treatment di Nail Art Studio
Sumber :
  • Tangkapan layar media sosial

Bali - Viral di media sosial dua perempuan Warga Negara Asing (WNA) di Bali ribut dengan warga lokal lantaran diduga menolak membayar treatment di Nail Art Studio Kawasan Seminyak, Bali. 

img_title Silmy Karim Terima 'Uang Loket' Izin WNA Rp 100 Juta per Bulan

Dalam Video yang diunggah akun Instagram @Hallo.denpasar dua orang perempuan berada di sebuah nail art studio. Salah satu perempuan berambut pendek dan berpakaian seperti laki-laki, sedangkan perempuan lainnya memakai hotpants dan atasan ketat  terbuka dan memakai topi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua WNA di Bali Menolak Bayar Treatment di Nail Art Studio

Photo :
  • Tangkapan layar media sosial

img_title JPU Ungkap Tarif 'Uang Loket' Izin Tinggal WNA, Tertinggi Rp8 Juta

Keterangan dalam video tertulis kedua WNA itu menolak membayar treatment dan bahkan mencoba merampas uang kasir. Dalam video yang diunggah terlihat perempuan berambut pendek memegang tangan salah satu kasir nail art studio dan mendorong sambil berbicara keras dan nada tinggi ke kasir di studio. 

Kelakuan kedua WNA itu pun menuai banyak komentar dari para warga net. "Bule2 gembel bikin nyampah aja di Bali," kata akun @bos.saep mengonentari. 

img_title PPP Bali Dukung Keputusan Rakornas, Sebut Langkah Organisatoris Demi Soliditas dan Kemaslahatan Umat

"Don't ask them to just apologize... Sue them, take money back and charge them for the mental abuse keleng tu bule," kata @itsglamoiselle.

Dua WNA di Bali Menolak Bayar Treatment di Nail Art Studio

Photo :
  • Tangkapan layar media sosial

"Make report immediately to police, they should responsible for what they do, otherwise they Will be put in jail at police station....," tulis akun @abiromeo69

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu Niluh Djelantik, seoarang aktivis perempuan di Bali juga merespon kejadian ini. Dalam akun instagramnya, Niluh Djelantik menyebut telah melaporkan kejadian itu ke polisi dan meminta pelaku segera ditangkap. 

"Dear all kesayangan. Kejadian di atas sudah kami tindaklanjuti, pihak kepolisian telah menerima laporan korban. Semoga pelaku segera ditangkap," ucap @niluhdjelantik dalan kolom komentar di video yang diunggah akun @hallo.denpasar.
 

Pegawai SPBU Mengamuk hingga Menangis ke Gubernur Bali Karena Kelelahan

Gubernur Koster Akhirnya Buka Suara soal Viral Dirinya Marahi Petugas SPBU saat BBM Langka di Bali: Itu Salah Saya

Gubernur Bali Wayan Koster meluruskan narasi video viral yang memperlihatkan dirinya emosi kepada petugas SPBU saat memantau kelangkaan BBM beberapa waktu lalu

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut