Kesal Pilot Terlambat, Penumpang Terbangkan Pesawat Sendiri

Ilustrasi pilot
Sumber :
  • Pixabay/StockSnap

VIVA Trending – Menunggu, apalagi untuk waktu lama, adalah sesuatu yang tidak menyenangkan. Hal ini bisa membuat 'kesabaran' menjadi menipis. 

img_title Pesawat Pengangkut 3.700 Liter BBM Tergelincir di Papua, Bandara Mulia Ditutup Sementara

lni lah yang dirasakan seorang pria yang hendak pergi berlibur dengan pesawat, namun harus menunggu lama karena sang pilot ternyata terlambat. Tidak sabar, ia pun memutuskan untuk menerbangkan pesawat tersebut sendiri. Begini kisahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang pilot yang sedang tidak bertugas, akan memulai liburan musim panas bersama keluarganya, namun ketika ia dan semua penumpang sudah siap untuk terbang, penerbangan ternyata harus ditunda atau delay selama dua jam. 

img_title Penembak Mati 3 Pegawai Dinas Pertanian di Papua Ternyata DPO Kasus Penyanderaan Pilot Susi Air

Ilustrasi penumpang di kabin pesawat

Photo :
  • Pixabay/ juno1412

Ia akhirnya menerbangkan sendiri pesawat tersebut ke, Alicante, Spanyol setelah kapten aslinya tidak muncul, melansir laporan Sky News, Sabtu, 6 Januari 2024. 

img_title Menhub Dudi Wanti-wanti Maskapai Inspeksi Pesawat Dulu Sebelum Terbang Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau

Michael Bradley, yang bekerja untuk easyJet Airlines, mengumumkan kepada sesama penumpang di kabin dari landasan Bandara Manchester bahwa dia telah menawarkan diri untuk turun tangan dan menerbangkan mereka semua ke Alicante untuk menghindari delay yang lebih lama. 

Sambil menunjuk istri dan putranya yang duduk di baris 15 di pesawat, pilot tersebut mengatakan bahwa dia telah mengetahui adanya penundaan tersebut sebelum mereka berangkat ke bandara dari rumah di jam 3 pagi. 

Karena itu, ia sengaja mengemas surat izin terbang dan KTP miliknya, untuk berjaga-jaga. 

Sebelum melewati keamanan bandara, dia memutuskan untuk menelepon airlines untuk mengetahui apakah jasanya diperlukan. 

Mengingat kejadian melalui sistem pemberitabuan publik, dia berkata: "Jadi saya menelepon easyJet dan berkata: 'Hai, saya berdiri di terminal dan tidak melakukan apa pun dan saya sangat ingin pergi berlibur, dan jika kalian butuh bantuan, saya berdiri di sini dan siap berangkat.' "Dan mereka berkata: Oke. Kami akan mengabarimu kembali.'" 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perwakilan easyJet menelepon kembali 38 detik kemudian dan dengan permintaan resmi mereka: "Tolong, tolong, kami meminta tolong dengan sangat, bisakah Anda menerbangkan pesawat itu ke Alicante?". Dan Bradley pun menyetujuinya.

Di tengah tawa dan tepuk tangan dari semua penumpang, Bradley mengatakan dia berharap semua orang akan baik-baik saja jika salah satu pilot mereka mengenakan pakaian liburan daripada seragam pilot, dan seluruh penumpang berkata hal itu tidak masalah: "Kalau begitu kita akan pergi ke Alicante," ujar Bradley. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut