Ni Luh Djelantik Sindir Arya Wedakarna: Martabat Guru Direndahkan

Ni Luh Djelantik
Sumber :
  • Instagram @niluhdjelantik

Bali – Perancang sekaligus aktivis Bali, Ni Luh Djelantik baru-baru ini menanggapi soal sidak yang dilakukan senator atau anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Bali Arya Wedakarna di sebuah sekolah menengah di Denpasar. 

img_title Mendikdasmen Beri Kabar Baik! Guru Non ASN Tak Akan di-PHK Meski Tidak Lulus Tes CPNS

Seperti diketahui, sang senator melakukan sidak ke SMKN 5 Denpasar dan menemukan bahwa siswa yang terlambat 3 menit diberikan hukuman menulis selama 1,5 jam hingga tertinggal 2 pelajaran. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota DPD RI Arya Wedakarna sidak di SMKN 5 Denpasar

Photo :
  • TikTok @aryawedakarnasuyasa

img_title Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Guru Non-ASN jika Tak Lulus CPNS

Hal itu membuat Arya Wedakarna geram dan menyebut bahwa hukuman yang diberikan termasuk pembully-an terhadap siswa. Pasalnya mereka seharusnya bisa lebih cepat masuk ke kelas. 

Menanggapi hal tersebut, Ni Luh Djelantik yang kini menjadi calon DPD RI Bali merasa bahwa martabat guru telah direndahkan oleh Arya. Melihat guru BK tersebut ditegur di hadapan siswa dan bahkan direkam hingga diviralkan. 

img_title Kabar Baik! Tunjangan Guru Non-ASN Sudah Cair 100%

Sehingga Ni Luh yang juga kerap disapa dengan sebutan Mbok tersebut merasa hatinya hancur melihat apa yang dilakukan oleh Arya Wedakarna. Ia mengingatkan bahwa sebelum ikut campur dalam urusan orang lain, ada baiknya mengurus masalahnya sendiri terlebih dahulu. 

“Hancur hatiku menyaksikan martabat guru direndahkan sedemikian rupa. Sebelum ikut campur urusan rumah orang lain, sudahkah kamu mengecek rumahmu sendiri?” tulisnya dalam unggahan di Instagramnya @niluhdjelantik yang dikutip pada Jumat, 19 Januari 2024. 

Lebih lanjut, Ni Luh Djelantik juga mengatakan bahwa seorang yang telah mempermalukan orang lain, maka suatu hari dirinya juga harus siap untuk dipermalukan. 

“Jjika hari ini kita mempermalukan orang lain maka suatu saat kita harus siap dipermalukan,” ucap Ni Luh. 

Menurutnya, Tuhan tidak tidur dengan segala apa pun yang manusia lakukan. Sehingga ia mengingatkan untuk selalu berhati-hati dengan doa orang yang direndahkan. 

“Berhati-hatilah pada doa mereka yang kita rendahkan, karena Tuhan tidak tidur. Karma tak pernah kehilangan alamat,” tambahnya. 

Komentar Netizen

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sontak saja, unggahan tersebut langsung menarik berbagai macam reaksi dari netizen. Ada yang pro dan kontra dengan tanggapan sang perancang sekaligus aktivis Bali tersebut. 

“Kali ini saya sepakat dengan teguran dewan ke guru.”

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut