Geger Orang Kena Tuah Mengerikan Gegara Gali Kuburan Orang Penting Ini

Ilustrasi dukun.
Sumber :
  • Pixabay

Mesir – Seorang arkeolog yang bernama Ramy Romany dilaporkan mengalami kutukan atau tuah setelah membuka makam mumi kuno di Mesir. Ramy mengalami penyakit misterius seperti batuk darah dan mengalami halusinasi.

img_title Awal Mula Cerita Dokter Cabuli Anaknya Sejak 2025, Polisi Bongkar Siasat Pelaku

Dilansir dari Mail Online, Kamis, 8 Februari 2024, Ramy membagikan pengalamannya dalam acara 'Mummies Unwrapped' di Discovery Channel. Dalam program tersebut, ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2019, ia memasuki sebuah makam bawah tanah di Kota Amarna yang belum tersentuh selama berabad-abad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gejala awal penyakit Ramy muncul saat ia pulang ke Kairo. Ia mulai merasa tidak sehat, dan keesokan harinya, ia mengalami demam tinggi hingga mencapai 42 derajat Celsius bersama dengan gejala lainnya.

img_title Dokter di Bandung Bantah Cabuli Anaknya, Polda Jabar Selidiki Korban Bisa Tertarik Konten Pornografi

Ilustrasi mumi.

Photo :
  • Pixabay

Karena kondisinya yang makin memburuk, tim langsung menghubungi dokter agar Ramy bisa mendapatkan perawatan. Dokter lantas memberinya antibiotik.

img_title Respons Menohok Wali Kota Bandung soal Kasus Dokter Cabuli Anak

Pasca berkunjung ke makam di kota Amarna untuk mempelajari firaun Akhenaten, Ramy tidak hanya mengalami gejala seperti demam saja. Ia mengaku juga sempat mengalami halusinasi karena demam tinggi yang dialaminya.

"Kami sedang syuting sebuah episode mencoba mengidentifikasi mumi yang kami yakini bisa menjadi tokoh dari Alkitab. Saat kami sedang syuting itu, kami pergi ke sebuah makam yang tidak dibuka selama bertahun-tahun," ucapnya.

"Apakah itu kutukan mumi atau bukan, sesuatu di makam itu mengenai saya," sambungnya. Ketika Ramy melakukan penelusuran, makam tersebut dipenuhi oleh hewan-hewan seperti kelelawar dan ular. Bau amonia yang menyengat dari urine kelelawar dapat menyebabkan rasa mual.

"Saya berteriak ke kamera dan menjadi sangat bersemangat dan saya menghirup semua omong kosong ini. Ular dan kelelawar, tapi mungkin kutukan Mumi juga bercampur," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dokter, kombinasi keberadaan kelelawar, ular, dan debu yang ada di dalam makam sangat buruk untuk kesehatan. Hal tersebut yang membuat Ramy mengalami sakit. Ternyata kasus yang dialami Ramy bukan pertama kali terjadi.

Beberapa arkeolog sempat merasakan hal yang sama seperti yang dialami arkeolog asal Inggris bernama Howard Carter, George Herbert, dan Lord Carnarvon juga mengalami hal yang serupa ketika membuka makam firaun pada tahun 1922.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut