Momen Jenderal Bintang 3 TNI Eks Pentolan Kodam Diponegoro Cium Tangan Habib Luthfi

Momen Jenderal Bintang 3 TNI Cium Tangan Habib Luthfi
Sumber :
  • Istimewa

Pekalongan – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya atau akrab disapa Habib Luthfi merupakan ulama yang sangat disegani baik di kalangan masyarakat, politisi hingga petinggi TNI-Polri.

img_title JK Tegaskan Percaya Ijazah Jokowi Asli: Tunjukkan Saja, Saya Justru Membela

Hal tersebut lantaran, laki-laki yang memiliki nasab bersambung ke Nabi Muhammad SAW ini memiliki ilmu yang luas dan pemikiran matang dalam mengambil kebijakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

img_title Relawan Gibran Sentil PDIP Kalah di Pilpres 2024, Deddy Sitorus: Parasit Kekuasaan yang Buta Nalar

Rasa hormat terhadap Habib Luthfi diperlihatkan langsung oleh Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad) Letnan Jenderal (Letjen) Widi Prasetijono.

Momen jenderal Bintang 3 mencium tangan Habib Luthfi ini terus menjadi sorotan sejak videonya pertama kali diunggah akun @galeri.prajurit.tni pada 30 November 2023 lalu.

img_title Revisi UU Peradilan Militer Tak Perlu Tunggu 2 Tahun, Komisi I DPR Tegaskan TNI Tunduk Putusan MK

Saat itu Jenderal Widi masih berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen) menjabat sebagai Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro.

Dalam video itu terlihat, Habib Luthfi yang mengenakan baju Korps Brimob baru sampai di lokasi peresmian monumen Jenderal Hoegeng Iman Santoso di Pekalongan, Jawa Tengah Sabtu, 11 November 2023 lalu.

Jenderal Widi yang saat itu melihat kedatangan Habib Luthfi lantas menghampiri dan menyodorkan tangan untuk bersalaman. Setelah menggenggam tangan sang ulama, mantan ajudan Jokowi itu lantas membungkuk dan menciumnya dengan lembut.

“Sopan santun tidak akan membuat harga diri kita turun. Etika lebih penting dalam memperlakukan seseorang,” tulis narasi unggahan dikutip Kamis, 8 februari 2024.

Sebagai informasi, pembangunan monumen Jenderal Hoegeng merupakan bentuk penghargaan terhadap tokoh tersebut. Adapun, Jenderal Hoegeng sendiri merupakan pria kelahiran Pekalongan, 14 Oktober 1921 yang diberi amanah sebagai Kapolri ke-5 periode 1968-1971.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, tujuan dibangunnya monument ini yaitu untuk menginspirasi keteladanan Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso sebagai Insan Bhayangkara yang jujur, sederhana dan berintegritas.

Hal ini turut menjadi keberlangsungan langkah untuk mendorong Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso sebagai pahlawan nasional.

Personel TNI AU saat menyiapkan bahan semai di pesawat jenis NC-212 yang melaksanakan OMC dari Lanud Sjamsudin Noor

TNI Kerahkan 3 Pesawat Angkut untuk Tangani Karhutla di Kalimantan, Bawa 10 Ton Material OMC

TNI kini mengerahkan pesawat Hercules C-130, CN-295, dan Cassa C-212 untuk melakukan operasi modifikasi cuaca di Kalimantan dengan membawa garam dan dry ice.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut