Belanda Tuding China soal Aksi Spionase Dunia Maya

Ilustrasi serangan hacker atau siber.
Sumber :
  • Science News

Ilustrasi hacker.

Photo :
  • Getty Images

img_title China Perketat Kendali, Modal dan Talenta Teknologi Makin Sulit Keluar Negeri

Malware tersebut, yang dikenal sebagai Coathanger, tampaknya mampu menyembunyikan keberadaannya sendiri, setidaknya untuk sementara waktu.
Agensi menamainya berdasarkan potongan kode yang berisi baris dari “Lamb to the Slaughter”, sebuah cerita pendek karya penulis Inggris Roald Dahl.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kalimat tersebut, “Dia mengambil mantelnya dan menggantungnya”, menggambarkan momen sebelum seorang istri membunuh suaminya yang tidak menaruh curiga dengan kaki domba yang dibekukan.

img_title China Mulai Tinggalkan Batu Bara, Mobil Listrik Makin Ramah Lingkungan

“Coathanger” tetap ada di perangkat bahkan setelah pembaruan atau reboot, dan menghapus dirinya sendiri dari hasil pemindaian virus.

Laporan tersebut menilai dengan “keyakinan tinggi” bahwa peretasan dan malware tersebut merupakan karya “aktor yang disponsori negara” dari Tiongkok.

img_title China Mulai Berani Lawan Ducati, Siapkan Superbike untuk Balapan

Dikatakan bahwa implan tersebut juga telah ditemukan di jaringan misi internasional Barat serta beberapa jaringan lainnya, dan menambahkan: “Malware ini telah dikembangkan secara khusus untuk perangkat FortiGate, yang digunakan oleh organisasi sebagai firewall untuk melindungi sistem mereka.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VIVA Militer: Ilustrasi spionase China

Photo :
  • Youtube

Baca artikel Trending menarik lainnya di tautan ini.

Booth Toyota di GIIAS 2025

Merek China Serbu Mobil Hybrid, Toyota Malah Bilang Begini

Merek China semakin ramai masuk pasar hybrid dan PHEV Indonesia. Toyota mengakui kue pasar terbagi, tetapi penjualan tetap naik dan Veloz Hybrid tembus sekitar 2.000 unit

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut