Mengulik Rahasia Terlarang Ramalan Jayabaya: Bencana hingga Pemimpin
Senin, 22 April 2024 - 06:48 WIB
Sumber :
- Istimewa
Jayabaya
Photo :
- Istimewa
Di mana arti dari kalimat di atas yakni memang zaman gonjang-ganjing yang menyaksikan zaman gila, kalau tidak gila tidak mendapat bagian, yang sehat pada berpikir, para petani dibelenggu, para pembohong bersuka ria seberuntungnya orang yang lupa, masih beruntung yang ingat dan waspada. Jayabaya juga menyingung ketidakadilan hukuman pemimpin dan pejabat yang berbuat jahat.
Hal ini digambarkan Jayabaya dalam kalimat 'ukuman ratu ora adil, akeh pangkat jahat jahil, kelakuan padha ganjil, sing apik padha kepencil, akarya apik manungsa isin, luwih utama ngapusi', yang artinya 'hukuman pemimpin tidak adil, banyak pejabat yang jahat dan jahil, perilakunya semua ganjil yang benar terpencil berbuat baik manusia malu lebih mengutamakan menipu'.
Karhutla Bertambah di 16 Wilayah, Ini Sebaran Lokasinya
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat penambahan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di 16 wilayah di Indonesia per Jumat 23 Oktober
VIVA.co.id
24 Oktober 2026