Kisah 2 Tokoh Hebat Minangkabau Murtad, Ada Adik Pahlawan Nasional

Willem Schermerhorn (Perdana Menteri Belanda 1945-1946) dan Chalid Salim
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Masyarakat Minangkabau terkenal sebagai penganut agama Islam yang taat, hingga ada yang mengatakan bahwa setiap orang Minang pasti Muslim.

img_title Umat Muslim Tanah Air Terus Bertransformasi, dari Teknologi hingga Gaya Hidup Modern

Meninggalkan Islam atau murtad, bagi orang Minang bisa diartikan dengan meninggalkan adat. Orang Minangkabau memiliki filosofi ‘Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah’.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bandara Internasional Minangkabau, Sumbar

Photo :
  • Dokumentasi Angkasa Pura II

img_title Di Tengah Hotel Mewah dan Kasino Makau, Ada Masjid dan Restoran Halal yang Bisa Jadi Penyelamat Wisatawan Muslim

Filosofi hidup tersebut berarti menjadikan ajaran Islam sebagai satu satunya landasan atau pedoman tata pola perilaku dalam kehidupan.

Namun, di balik semua itu sedikitnya terdapat dua tokoh hebat asal Minangkabau yang memilih untuk keluar dari Islam. Bahkan satu diantaranya merupakan adik dari pahlawan nasional.

img_title Terungkap Alasan Maraknya Anak Muda Korea Selatan Memilih Masuk Islam

Lantas, siapa saja dua tokoh tersebut?

1. Chalid Salim

Chalid Salim merupakan adik dari Pahlawan Nasional, KH Agus Salim. Dia merupakan seorang wartawan yang kerap menyuarakan kritik terhadap pemerintah kolonial hingga membuatnya diasingkan di Digul Papua pada 1941.

Mengutip buku ‘IFM Chalid Salim, Lima Belas Tahun Digul’ Jumat, 17 Mei 2024, saat di tempat pengasingan, Chalid bertemu dengan seorang pendeta bernama Peter Meuwese yang digambarkan sebagai sosok bijaksana, ramah dan berwawasan luas.

Setelah pertemuan itu, Chalid yang sebelumnya telah keluar dari Islam hingga tak meyakini keberadaan tuhan, perlahan mulai meyakini adanya tuhan hingga terketuk hatinya untuk memeluk agama Katolik.

Laki-laki Minangkabau ini kemudian dibaptis pada 26 Desember 1942. Setelah memeluk agama Katolik, ia pun merubah namanya menjadi Ignatius Franciscus Michael Salim.

Terkait keputusan sang adik ini, KH Agus Salim sempat memberi respons bahwa ia merasa senang Chalid yang semula tak meyakini adanya tuhan, kembali yakin dengan tuhan. Bahkan, KH Agus Salim sampai mengucapkan kalimat Alhamdulillah.

2. Willy Amrul

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abdul Waduh atau juga dikenal Willy Amrull merupakan adik tiri dari ulama besar asal Minangkabau, Buya Hamka. Ia merupakan anak tunggal dari Abdul Karim Amrullah (ayah Buya Hamka) dan Siti Hindun (istri kedua Abdul Karim Amrullah).

Willy Amrul menghabiskan masa anak-anaknya di Maninjau, Sumatera Barat. Sebagaimana anak Minangkabau lainnya, saat kecil dia kerap pergi ke surau dan sekolah agama Islam.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut