Kota Jeddah dan Perannya dalam Ibadah Haji

Kota Tua Al Balad, Jeddah
Sumber :
  • Beno Junianto/VIVA.co.id

VIVA – Jeddah adalah kota terbesar kedua di Arab Saudi dan dikenal sebagai pintu gerbang utama bagi para jamaah haji yang datang dari seluruh penjuru dunia. Terletak di tepi Laut Merah, Jeddah memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan dan pelabuhan penting. Keberadaan Pelabuhan King Abdulaziz dan Bandara Internasional King Abdulaziz menjadikan Jeddah sebagai titik masuk utama menuju Mekkah, kota suci bagi umat Islam.

Kemenag soal Tenda di Mina: Pemerintah Arab Siapkan 0,87 Meter, Aslinya Seperti Itu

Sejarah dan Perkembangan Jeddah

Sejarah Jeddah berawal dari sekitar 2.500 tahun yang lalu, ketika kota ini didirikan sebagai desa nelayan. Seiring waktu, Jeddah berkembang menjadi pusat perdagangan karena lokasinya yang strategis di jalur perdagangan laut. Pada abad ke-7, kota ini mengalami lonjakan penting dalam perkembangannya setelah Khalifah Utsman bin Affan menetapkan Jeddah sebagai pelabuhan resmi bagi para peziarah yang menuju Mekkah.

Jemaah Haji Mulai Pulang ke Tanah Air, Kemenag Ingatkan Larangan Bawa Air ZamZam

Infrastruktur dan Fasilitas

Sebagai pintu gerbang utama menuju Mekkah, Jeddah dilengkapi dengan infrastruktur modern untuk mendukung kedatangan jutaan jamaah haji setiap tahunnya. Bandara Internasional King Abdulaziz adalah salah satu bandara tersibuk di dunia selama musim haji, dengan terminal khusus yang dirancang untuk menangani aliran jamaah secara efisien. Selain itu, Jeddah juga memiliki jaringan transportasi yang baik, termasuk kereta cepat Haramain yang menghubungkan Jeddah dengan Mekkah dan Madinah.

Kloter SUB 01 Jadi Rombongan Perdana Pemulangan Jemaah Haji ke Tanah Air

Persiapan dan Layanan Haji

Jemaah haji Indonesia tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah.

Photo :
  • MCH / Zaky Al Yamani

Pemerintah Arab Saudi telah menginvestasikan banyak sumber daya untuk memastikan kelancaran ibadah haji. Di Jeddah, berbagai layanan disediakan untuk para jamaah, mulai dari akomodasi, kesehatan, hingga bantuan informasi. Jamaah yang tiba di Jeddah sering menginap sementara di kota ini sebelum melanjutkan perjalanan ke Mekkah. Banyak hotel dan fasilitas lainnya disediakan untuk memastikan kenyamanan para tamu Allah.

Peran Sosial dan Ekonomi Jeddah

Haji membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi Jeddah. Setiap tahun, kota ini menerima jutaan jamaah yang menghabiskan uang untuk akomodasi, makanan, transportasi, dan berbagai kebutuhan lainnya. Selain itu, haji juga mendorong perkembangan sektor pariwisata dan perdagangan di Jeddah, memberikan banyak lapangan pekerjaan bagi penduduk lokal.

Atraksi Wisata di Jeddah

Selain perannya sebagai pintu gerbang haji, Jeddah juga menawarkan banyak atraksi wisata. Kota ini dikenal dengan kawasan Corniche yang indah, berbagai pusat perbelanjaan modern, serta situs bersejarah seperti Al-Balad, kawasan tua yang tercatat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Laut Merah juga menawarkan pengalaman menyelam yang menakjubkan dengan keanekaragaman hayati bawah lautnya.

Jeddah memainkan peran krusial dalam pelaksanaan ibadah haji, tidak hanya sebagai titik masuk utama bagi para jamaah, tetapi juga sebagai kota yang menyediakan berbagai fasilitas dan layanan yang mendukung kelancaran ibadah. Dengan sejarahnya yang kaya, infrastrukturnya yang modern, dan kontribusinya terhadap ekonomi lokal, Jeddah terus menjadi kota yang vital dalam menyambut tamu Allah dari seluruh dunia.

Baca artikel Trending menarik lainnya di tautan ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya