Wow! Hampir Setengah Sapi Kurban di Masjid Istiqlal Ternyata dari Non Muslim
- Istimewa
"Kemudian juga dari Hotel Borobudur itu menyumbang 20 ekor sapi besar-besar, lalu ada dari rekan-rekan kita dari komunitas Tionghoa itu juga memberikan tambahan hewan kurban untuk diberikan ke mereka yang berhak," imbuhnya.
Sebagai informasi, Masjid Istiqlal bukan hanya sekadar tempat ibadah bagi umat Islam, namun juga simbol kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Indonesia. Dengan menerima sumbangan dari masyarakat non Muslim, Masjid Istiqlal menunjukkan bahwa semangat berbagi dan membantu sesama tidak mengenal batasan agama.
Reaksi Warganet
Sontak saja kabar toleransi ini pun sukses mengundang ragam reaksi warganet di media sosial. Ada yang tak setuju jika sumbangan hewan kurban itu berasal dari non Muslim.
"Yg nyinyir, Udah kurban belommm? Jgn dikit2 dorong akidah mulu, Akidah lu udah beres belom? Akidah itu buat meluruskan ibadah kita, bukan buat jatuhin sesama," tulis warganet.
"bagi kalian yang menyumbangkan walaupun kalian tau kalian non-muslim saya mewakili para muslim/muslimah mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya," seru warganet lain.
"Salam toleransi!" kata lainnnya.
"Kalau begini hukumnya apa pak ustadz??" tulis lainnya.
"Lov klian orang2 non muslim. Kita bukan saudara seagama tapi saudara sebangsa dan sebagai manusia. Saling menghargai dan menghormati. Tidak mengganggu teritori masing2. Untukmu agamaMu dan untukku agamaku. Masalah kepercayaan tidak bisa di paksakan," tulis lainnya.
"selain keren juga tamparan bagi muslim yg tidak qurban tpi mampu," seru lainnya.
Â
"Ngaco.. BUKN RESPECT.. tpi kblinger . Qurban itu hrs muslim," seru lainnya.
"MUI KEMANA INI? Gak DI HARAMKAN? @lppom_mui @muipusat tanggapannya Gimana?" seru lainnya.
“Yang muslim nya mungkin udah pada KERReen," tulis lainnya.
Â