Maling Motor Dibebaskan Usai Korban Maafkan Pelaku, Alasannya Bikin Haru

Maling Motor Dibebaskan Usai Korban Maafkan Pelaku, Alasannya Bikin Haru
Sumber :
  • Instagram @undercover.id

Bogor, VIVA – Seorang pelaku maling motor di Cileungsi, Kabupaten Bogor berinisial S (39) dinyatakan bebas usai korban memaafkan pelaku.

img_title Nadeo Argawinata Trending usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam, Banjir Kritik di Media Sosial: Suruh Nangkep Ayam Aja

Sebelumnya pelaku S mencuri sepeda motor milik korban ketika anak kunci motor masih menempel di kontak, kemudian pelaku memanfaatkan kesempatan itu dengan membawa kabur motor korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun pada akhirnya, korban si pemilik motor mencabut laporannya dan memaafkan pelaku.

img_title Kasus Pelecehan Seksual Red Sparks Memanas, Netizen Korea Ramai-Ramai Hujat Permintaan Maaf Klub

Dalam Video yang diunggah melalui akun Instagram @undercover.id tampak pelaku saat keluar dari gedung Kejari langsung melepaskan baju tahanannya dan lakukan sujud syukur di teras Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor pada Kamis, 15 Agustus 2024.

"Setelah menjalankan proses pemeriksaan, penyelidikan, serta pengembangan kasus di kepolisian hingga kasus tersebut dilimpahkan ke kejari," tulis informasi yang ditulis dari akun  @undercover.id.

img_title dr Tifa Tegas Tolak Restorative Justice, Siap Lawan Dakwaan di Pengadilan

Adapun alasan korban memaafkan pelaku pencurian motor lantaran korban merasa iba, istri pelaku sedang hamil tua sehingga pelaku membutuhkan biaya untuk persalinan sang istri.

"Korban merasa iba dengan latar belakang pelaku sehingga dilakukan Restorative Justice yang difasilitasi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor pada Kamis, 15 Agustus 2024," lanjutnya.

Korban pemilik motor yang memaafkan pelaku pencurian motor itupun menuai pro dan kontra di kalangan netizen.

Sebagian netizen memuji aksi pemilik motor yang mau memaafkan merupakan tindakan terpuji dan berbesar jiwa.

"Level tertinggi dari kehidupan adalah memanusiakan manusia," tulis komentar dari akun @sugengsimple.

"Korban nya baik sekali, terima kasih bapak/ibu semoga Allah memberkahi hidup bapak/ibu krn sudah melakukan kebaikan. Semoga bapak pelaku dilancarkan rezekinya untuk keluarganya sehingga tidak mengulangi perbuatannya," tambah komentar akun @fleurdeblue_.

"Korbannya berprikemanusiaan dan berbaik hati. Masih iba terhadap pelaku dan alasan dibalik kesalahan yang sudah pelaku lakukan," beber komentar @andini_tio.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun ada juga sebagian netizen yang kontra dengan menganggap Restorative Justice membuat pelaku tidak mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatan yang dilakukannya.

"Pentingnya finansial planning. Suka heran yang punya anak tapi kaga ada duit buat ngurus anaknya, terus akhirnya ngelakuin tindak kriminal," kata komentar dari akun @dadiecasto.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut