Sosok Adik Kandung Menhan Sjafrie, Ternyata Jenderal Bintang 2 TNI Eks Petinggi BIN

Presiden PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

jakarta, VIVA – Letkol (Purn.) H. Sjamsoeddin Koernia berhasil membesarkan kedua anaknya menjadi perwira tinggi (Pati) Tentara Nasional Indonesia (TNI).

img_title Revisi UU Peradilan Militer Tak Perlu Tunggu 2 Tahun, Komisi I DPR Tegaskan TNI Tunduk Putusan MK

Kedua anak Letkol Sjamsoeddin Koernia sukses menjadi jenderal di dua matra TNI, yakni di TNI Angkatan Darat (AD) dan TNI Angkatan Udara (AU).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hebatnya lagi, kedua anak Sjamsoeddin Koernia merupakan didikan pasukan elit TNI, yakni Komando Pasukan Khusus (Kopassus), satu lagi didikan Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat).

img_title Kontak Tembak di Nduga, 2 Anggota OPM Tewas! TNI Sita Uang Rp88 Juta

Kedua anak Letkol Sjamsoeddin Koernia itu adalah, Sjafrie Sjamsoeddin dan Maroef Sjamsoeddin.

VIVA Militer: Sjafrie Sjamsoeddin saat berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) TNI

Photo :
  • Youtube

img_title TNI Kontak Tembak dengan KKB di Nduga, 2 Orang Dilaporkan Tewas

Profil Maroef Sjamsoeddin

Maroef Sjamsoeddin merupakan pensiunan TNI AU. Adik kandung Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin itu pensiun dengan pangkat jenderal bintang 2 TNI AU alias Marsekal Muda (Marsda).

Maroef adalah lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1980. Dia merupakan didikan pasukan elit TNI AU, Korps Pasukan Khas (Paskhas)–kini Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat).

Di Paskhas, Maroef Sjamsoeddin pernah menjabat sebagai Komandan Skadron 465 Paskhas. Maroef juga beberapa kali sempat ditugaskan ke luar negeri sebagai Asisten dan Atase Pertahanan yakni sebagai Asisten Atase Pertahanan RI untuk wilayah Amerika Selatan, yang berkedudukan di Brasil dan Atase Pertahanan di Brasil.

Usai tugas di luar negeri, Maroef ditarik ke Badan Intelijen Negara (BIN). Di lembaga telik sandi itu, Ma'roef pernah menjadi Direktur Kontra Separatisme Deputi III BIN. Puncak karir militer berakhir di BIN sebagai Wakil Kepala BIN periode 2011-2014.


Source : www.bin.go.id

Setelah pensiun dari militer, pada 7 Januari 2015 silam, Maroef diangkat menjadi Presiden Direktur Freeport Indonesia. Ia menggantikan Rozik B. Soetjipto yang memasuki masa pensiun.

Maroef mendapatkan tawaran langsung jabatan prestisius itu dari Chairman of Board Freeport-McMoRan, James Robert Moffett (Jim Bob).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pilihan tersebut didasarkan pada pengalaman luas Maroef di Papua. Pemegang gelar Master of Business Administration dari Jakarta Institute Management Studies ini dianggap sukses mengatasi aksi mogok di tambang Freeport pada tahun 2011 saat menjabat sebagai Wakil Kepala BIN.

Pada Desember 2015, nama Maroef menjadi sorotan publik karena merekam pembicaraannya dengan Ketua DPR, Setya Novanto, dan pengusaha minyak, Reza Chalid.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut