Dua Hal Bikin Gen Z Lebih Sukses dari Milenial di Dunia Kerja

Ilustrasi Gen Z Sukses di Awal Karir
Sumber :
  • freepik.com/freepik

Jakarta, VIVA - Ramai diperbincangkan terkait perusahaan yang enggan mempekerjakan generasi Z (Gen Z). Dibalik berbagai stigma negatif tersebut ternyata mereka mempunyai potensi sukses sangat tinggi bahkan dinilai mampu lampaui generasi milenial. 

img_title Riset Ungkap Alasan Mengapa Banyak Orang Yahudi Sukses dan Kaya Raya

Banyak perektur kerja yang mengeluhkan sikap gen Z yang kurang profesional. Mereka cenderung menjunjung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan sosial (work-life balance) sehingga dicap kurang profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepedulian dan kesadaran gen Z yang lebih tinggi terhadap kesehatan mental (mental health) disalah artikan oleh generasi milennial dan gen X. Mereka justru menilai gen Z punya mental lembek.

img_title 12 Pekerjaan Bergaji Tinggi untuk Lulusan IT 2026, Ada yang Tembus Rp250 Juta Per Bulan!

Chief Marketing Officer ZAP Clinic, Feriani Chung menilai generasi kelahiran tahun 1997 sampai 2012 mampu melibas generasi milenial. Saat sesi podcast di kanal YouTube Kumpul Leaders, ia mantap pilih gen Z ketimbang milenial. 

Ilustrasi Gen Z Bekerja

Photo :
  • pexels.com

img_title Daftar Jurusan Kuliah yang Diprediksi Tetap Dibutuhkan di Era Serba AI, Prospek Kerjanya Cerah hingga 2030!

"Menurut gue mereka (Gen Z) itu kerjanya kreatif ya, cepet," ucapnya yang dikutip pada Senin 2 Desember 2024.

Kreativitas dan kecepatan memang jadi keunggulan gen Z yang tidak bisa dibantah oleh siapa pun. Banjirnya informasi dan kemudahan akses membuat gen Z lebih punya banyak referensi sehingga punya daya imajinasi yang lebih baik

Selain itu, Feriani angkat topi atas kemampuan Gen Z yang bisa bekerja di dua tempat (double job) berbeda secara bersamaan. Tidak banyak orang yang mampu melakukan hal serupa.

"Ada nih gue punya kenalan sama satu agensi (orangnya) masih muda dan dia kerja di kantor tapi dia masih pegang agensi. Dua duanya jalan," takjub Feriani. 

"Gua jadi lu nggak bisa lho," imbuhnya. 

Kemampuan multitasking jadi salah satu nilai lebih bagi Gen Z. Lantas Feriani pun memberikan nasihat kepada supaya karier mereka makin moncer dan tidak lagi dianggap sebelah mata.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lu (Gen Z) hanya butuh belajar rasa hormat dan komitmen. Nah tinggal di equip (melengkapi) sebenarnya," ujar Feriani.

Feriani pun menyayangkan hal tersebut. Baginya, jika Gen Z berada di lingkungan yang positif sangat mungkin untuk menumbuhkan rasa menghormati kepada rekan kerja maupun komitmen terhadap pekerjaannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut