Respons Rocky Gerung soal 300 Perwira Tinggi TNI yang Dimutasi

Pengamat politik, Rocky Gerung
Sumber :
  • VIVA.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham

Jakarta, VIVA – Pengamat politik, Rocky Gerung menyoroti mutasi besar-besaran yang melibatkan 300 perwira tinggi (pati) TNI pada awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

img_title Stimulus Ekonomi Disiapkan, Ini Daftar Bantuan dan Insentif Pemerintah hingga 2027

Langkah ini dinilai sebagai upaya ‘bersih-bersih’ yang dilakukan oleh Prabowo untuk mengembalikan TNI pada fungsi yang semestinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mutasi ini disebut-sebut mempengaruhi sejumlah jenderal yang sebelumnya dikenal dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang kini tergeser dari jabatan strategis. Hal ini mencuat saat Rocky Gerung membahasnya melalui podcast di kanal YouTube pribadinya pada Selasa 10 Desember 2024.

img_title Lapor APBN 2027 ke Prabowo, Suahasil Beberkan Respons Presiden soal Belanja Negara Tembus Rp4.100 Triliun

"Pak Prabowo melakukan semacam retur atau mengembalikan fungsi-fungsi yang harusnya diduduki oleh orang yang tepat, supaya mengembalikan TNI di dalam misi utamanya, yaitu profesionalisme sebagai tentara pertahanan republik," ujar Rocky.

Rocky Gerung turut menyinggung pola penempatan pejabat di era Jokowi, yang menurutnya banyak dipengaruhi oleh faktor kedekatan politik. Ia mengkritik bahwa kebijakan tersebut berorientasi pada stabilisasi kekuasaan, bukan profesionalisme institusi.

img_title Kenapa Baru Tunjukkan KTA PSI? Jokowi: Suka-suka Saya Dong

"Kita tahu, selama pemerintahan Pak Jokowi, penempatan jabatan seringkali didasarkan pada kedekatan. Ini sudah menjadi rahasia umum," ungkap Rocky.

Ilustrasi TNI Tidak ada Hijau dan Merah Putih

Photo :
  • vstory

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran terhadap 300 pati TNI pada Rabu 6 Desember 2024.

Beberapa pejabat strategis yang dikenal dekat dengan Jokowi perlahan digeser oleh pati yang memiliki kedekatan dengan Prabowo Subianto.

Salah satu nama yang dimutasi adalah Letjen Widi Prasetijono, yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Kodiklatad (Komando Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat). Kini, Widi dipindahkan menjadi dosen tetap di Universitas Pertahanan (Unhan).

Langkah ini memicu spekulasi bahwa Prabowo sedang merestrukturisasi tubuh TNI agar lebih independen dari pengaruh politik. Namun, hal ini juga menjadi perdebatan di kalangan pengamat, mengingat besarnya skala mutasi yang terjadi di awal masa pemerintahannya.

Rocky Gerung menegaskan, langkah ini perlu terus dipantau agar tidak berujung pada dominasi politik baru di institusi TNI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mutasi harus benar-benar mengedepankan profesionalisme, bukan sekadar mengganti figur yang dekat dengan penguasa sebelumnya," tegasnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Listyo Sigit Prabowo Dicopot, Ini Perjalanan Karier dan Rekam Jejaknya: Dari Ajudan Jokowi Hingga Kapolri

Presiden Prabowo Subianto mengusulkan pemberhentian Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Surat Presiden (Surpres) sudah dikirimkan kepada DPR

img_title
VIVA.co.id
1 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut