Tiga Remaja Ini Dikeroyok Saat Tadarusan di Masjid, Ayah Korban Syok dan Meninggal

Tiga Remaja Ini Dikeroyok Saat Tadarusan di Masjid
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram @fakta.indo

Aceh, VIVA – Ada sebuah insiden memilukan di mana ada tiga remaja dikeroyok oleh lima remaja lain ketika sedang melaksanakan tadarusan di masjid.

img_title Balita 2 Tahun Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, Menteri PPPA: Anak Kelompok Paling Rentan

Kejadian ini diketahui terekam dalam sebuah video dan beredar luas menjadi viral di media sosial. Untuk lokasi kejadian terjadi di masjid Kecamatan Bener Kelipah, Bener Meriah, Aceh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi umat Islam yang tengah mengaji.

Photo :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

img_title Bentrokan Perguruan Silat di Tulungagung Pecah, Remaja 17 Tahun Dibacok dan Motor Dibakar

Dalam video yang beredar, terlihat ketiga remaja tersebut tengah membaca Al-Qur'an bersama di dalam masjid, tiba-tiba datang sekelompok remaja lain dan langsung mengeroyok mereka tanpa alasan yang jelas.

Alhasil, pihak kepolisian setempat telah turun tangan dan saat ini sedang menyelidiki kasus tersebut.

img_title BNPB: 83 Jiwa Meninggal Akibat Gempa di NTT, 986 Lainnya Luka-luka

Menurut, Kapolsek Bandar, Ipda Gunawan AD, menyebut ketiga korban tersebut adalah Candra (16), Hairul Hadi (16), dan Ikram (16) yang dianiaya oleh lima pelaku berinisial YN (16), TA (16), AK (16), RD (16), dan IN (16).

Insiden ini tidak hanya meninggalkan luka fisik bagi para korban, tetapi juga menyebabkan duka mendalam bagi salah satu keluarga korban. Ayah dari salah satu remaja yang menjadi korban mengalami syok setelah mengetahui peristiwa tersebut dan akhirnya meninggal dunia.

Hal itu diketahui ketika sedang mediasi digelar, salah satu ayah korban, Armansyah (46) datang ke tempat mediasi dengan keadaan emosi karena tak terima anaknya dipukul.

"Ketika disana tiba-tiba orang tua dari korban tersebut yakni Armansyah mengalami sesak nafas hingga pingsan. Ia sempat dilarikan ke rumahnya, tapi sesampai di rumah, Armansyah dikabarkan meninggal dunia,” ungkap Ipda Gunawan, dikutip VIVA dari unggahan Instagram @fakta.indo Jum'at, 7 Maret 2025.

Lebih lanjut, Ipda Gunawan menyampaikan pihaknya akan berupaya untuk mencari solusi terbaik agar kasus ini bisa diselesaikan dengan kekeluargaan.  Namun, jika tidak ada ujungnya pihak korban bisa menempuh jalur hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami terus berupaya mencari solusi terbaik agar kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Jika tidak ada kesepakatan, kami mempersilahkan pihak keluarga korban menempuh jalur hukum yang berlaku,” tambahnya.

Adanya peristiwa ini langsung menjadi sorotan warganet di media sosial. Banyak dari mereka geram dan berharap para pelaku langsung ditangkap serta diberi hukuman setimpal.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut