Viral! Mahasiswa UIN Malang Akui Perkosa Mahasiswi UB saat Mabuk

Mahasiswa UIN Malang Akui Perkosa Mahasiswi UB saat Mabuk
Sumber :
  • Istimewa

Malang, VIVA – Sebuah video pengakuan pemerkosaan yang diduga disampaikan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Malang terhadap seorang mahasiswi Universitas Brawijaya (UB) viral di media sosial. 

img_title Buntut Mencuatnya Kasus Pelecehan Seksual, Kemenag Bekukan Sementara Ponpes Dar Et Tauhid

Dalam video yang dibagikan akun X @KomporQuantum20, tampak seorang pria berkacamata yang mengaku bernama Ilham Rada Firmansyah, mahasiswa semester enam Fakultas Sains dan Teknik UIN Malang, secara terbuka menyampaikan permintaan maaf dan mengakui tindakan pelecehan seksual yang dituduhkan padanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video itu, Ilham mengaku telah melakukan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi UB berinisial B. Dalam pengakuannya, ia menjelaskan kronologi kejadian yang disebut terjadi pada Rabu, 9 April 2025.

img_title Ibu di Palmerah Bawa Anak ke Puskesmas karena Flek, Ternyata Hamil 6 Bulan karena Diperkosa Ayah Kandung

Ilustrasi kekerasan seksual.

Photo :
  • Pexels

“Saya Ilham Rada Firmansyah meminta maaf dan mengaku bersalah telah melakukan pelecehan ke B dari Universitas Brawijaya,” ucapnya dalam video tersebut, dikutip Senin, 14 April 2025.

img_title Aksi Begal Payudara Siswi di Bekasi Terekam CCTV, Pelaku 42 Tahun Ditangkap

Ilham mengaku mengajak korban ke rumah kontrakannya yang berlokasi di Jalan Joyosuko, Malang untuk menenggak minuman keras bersama. Dalam kondisi korban yang tak sadarkan diri, ia mengakui telah melakukan pemerkosaan tanpa persetujuan korban.

“Kronologi mengajak dia datang ke kontrakan saya mengajak dia mabuk. Lalu melakukan pemerkosaan tanpa persetujuan di saat korban haid dan tepar. Saya melakukannya dalam keadaan sadar pada 9 April 2025,” ungkapnya.

Ilham juga menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas perbuatannya, baik secara hukum maupun atas dampak psikologis dan fisik yang dialami korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan saya di lain hari. Dengan ini saya menerima segala konsekuensi, dan akan saya terima tanggung jawab penuh dengan keadaan psikis dan fisik korban,” tandasnya.

Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kampus UIN Malang maupun Universitas Brawijaya terkait kasus ini. Dalam kolom komentar unggahan, warganet menantikan proses hukum yang adil serta perlindungan terhadap korban.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto

Anak Berkebutuhan Khusus Jadi Korban Pelecehan Seksual di Matraman, Polda Metro: Pelapor Kembali Buat Laporan

Anak berkebutuhan khusus, berinsial DKA (5) diduga jadi kobran pelecehan seksual di Kawasan Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur. Hal ini diceritakan Kabid

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut