Kronologi 2 Oknum TNI Keroyok Warga hingga Tewas di Serang Banten

Kronologi 2 Oknum TNI Keroyok Warga hingga Tewas di Serang Banten
Sumber :
  • Instagram @lagi.viral

Serang, VIVA – Seorang warga Kota Serang, Banten, menjadi korban penganiayaan brutal yang diduga dilakukan oleh dua oknum prajurit TNI bersama dua orang sipil. 

img_title Ditegur karena Minum di MRT, Pria Ini Malah Cekcok dengan Satpam hingga Berujung Viral

Korban bernama Fahrul Abdillah alias Faung dinyatakan meninggal dunia usai dianiaya secara keji pada Selasa dini hari, 15 April 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian tragis ini terjadi dalam dua lokasi berbeda dalam waktu berdekatan. Berikut kronologi lengkapnya:

img_title Aksi Pengemudi Wuling Confero di Gerbang Tol Bikin Geleng-geleng, Netizen: Driver Anomali!

Pengeroyokan di Jalan Veteran

Sekitar pukul 02.00 WIB, Faung berada di kawasan Jalan Veteran, Kota Serang. Di lokasi itu, korban dikeroyok oleh empat orang pelaku (2 pelaku oknum TNI). Berdasarkan keterangan kepolisian, pemukulan dilakukan secara membabi buta ke bagian kepala dan tubuh korban.

img_title Jelang Nataru, TNI AL Periksa Kapal di Merak Usai Insiden Kebakaran KMP Batumandi

“Terduga pelaku MS dan JH, bersama dua lainnya yang diduga oknum TNI melakukan pemukulan ke arah kepala dan tubuh korban serta teman-temannya. Korban mengalami luka parah dan tergeletak di jalan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Serang, Kompol Salahudin, Minggu, 20 April 2025.

Korban sempat dilarikan ke RS Sari Asih dan kemudian dipindahkan ke RSUD Banten. Sayangnya, nyawa Faung tidak tertolong.

Penyerangan Kedua di Cipocok Jaya

Beberapa jam setelah kejadian pertama, sekitar pukul 05.00 WIB, para pelaku kembali beraksi di sebuah kontrakan di belakang Kantor Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Korban kali ini adalah seorang penjaga kos yang diduga memperhatikan gerak-gerik pelaku saat mereka masuk ke lingkungan kontrakan.

Menurut keterangan saksi mata, pelaku yang tidak terima diawasi langsung menyerang korban.

“Pelaku bersama tiga orang temannya langsung memukuli korban. Mereka pakai tangan kosong, terus mukul pakai botol miras, bahkan korban dipukul juga pakai kipas angin. Saya nggak tega lihatnya, botol itu dipecahin di kepala korban berkali-kali,” ujar saksi dikutip dari akun Instagram @lagi.viral.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban sempat melarikan diri masuk ke salah satu kamar kos yang terkunci. Namun pelaku mendobrak pintu sambil membawa botol minuman dan kembali melanjutkan penganiayaan. Salah satu pelaku juga disebut membawa senjata tajam.

Beredar pula video yang menunjukkan para pelaku sebelumnya berada di tempat hiburan malam, memicu dugaan bahwa mereka dalam kondisi mabuk saat melakukan aksi kekerasan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut