Rumah Sudah Digusur, Remaja Ini Ngotot ke Dedi Mulyadi untuk Wisuda SMA Diadakan

Rumah Sudah Digusur, Remaja Ini Ngotot ke Dedi Mulyadi untuk Wisuda Diadakan
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Jawa Barat, VIVA – Sebuah video memperlihatkan perdebatan panas antara seorang remaja perempuan dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi viral di media sosial. Keduanya diketahui berdebat soal larangan wisuda.

img_title Fitur Google Maps yang Jarang Diketahui Ini Bisa Hindari Macet Demo

Dalam video yang beredar, remaja tersebut ngotot agar acara wisuda tetap diadakan di sekolahnya, meskipun kondisi ekonominya cukup memprihatinkan, bahkan disebutkan bahwa rumahnya baru saja digusur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Photo :
  • Cepi Kurnia/tvone

img_title Dedi Mulyadi Bawa Rp4 M untuk Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Bantuan hingga Rp20 Juta

Momen itu terjadi saat Dedi Mulyadi melakukan kunjungan saat pertemuan membahas penggusuran pada Minggu, 27 April 2025.  Dalam kunjungan tersebut, Dedi memberikan pandangan kritis tentang tradisi wisuda yang dianggapnya lebih banyak membebani orang tua.

Dedi menilai wisuda di tingkat TK, SMP, hingga SMA tidak perlu dan membebani rakyat kecil. Ia berpendapat bahwa wisuda seringkali hanya membebani orang tua secara finansial tanpa makna substansial.

img_title Bentrokan Perguruan Silat di Tulungagung Pecah, Remaja 17 Tahun Dibacok dan Motor Dibakar

“Di negara mana yang TK ada wisuda, SMP ada wisuda, SMA ada wisuda di negara mana tuh? Hanya di Indonesia,” ujar Dedi Mulyadi dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, dikutip VIVA Senin 28 April 2025.

“Rakyat miskin, gak punya rumah lagi. Rumahnya di bantaran kali lagi. Tapi sekolahnya mau gaya-gayaan mau ada wisuda,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, remaja yang diketahui siswi lulusan SMA Negeri 1 Cikarang Utara, Aura Cinta mengkritik kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi itu membantah dan tetap menginginkan wisuda.

Dalam perdebatan, Aura mengusulkan perpisahan tetap diadakan dengan biaya yakni Rp1 juta per siswa.

Rumah Sudah Digusur, Remaja Ini Ngotot ke Dedi Mulyadi untuk Wisuda Diadakan

Photo :
  • Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

"Ini bukan soal biaya atau kemewahan, ini soal penghargaan terhadap apa yang telah kami capai bersama sebagai simbol kebersamaan yang tak bisa diulang," jawab Aura.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Waktu itu sekitar Rp1 juta doang," tambahnya.

Namun Dedi Mulyadi tetap berpegang pada keputusannya. Ia menegaskan bahwa kenangan terbaik dibangun dari proses belajar, bukan dari acara wisuda.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo

Viral Rombongan Fortuner-Alphard Terobos CFD, Pramono: Sudah DIhalau Dishub

Sebelumnya, video rombongan mobil yang melintas di area CFD Sudirman sempat viral di media sosial. Rombongan tersebut terdiri dari tiga Fortuner dan dua Alphard

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut