Eks Kepala BIN Hendropriyono Bela Hercules: Banyak Juga Jasa Dia

VIVA Militer: Jenderal TNI (HOR) Abdullah Mahmud Hendropriyono
Sumber :
  • Youtube

Jakarta, VIVA – Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI (Purn) A.M. Hendropriyono turut menanggapi polemik panas antara Ketua GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal dengan sejumlah purnawirawan TNI.

img_title Begini Kabar Terbaru Nasib 4 Prajurit TNI Senior yang Diduga Aniaya Serda Ahmad Hingga Tewas

Dalam pernyataannya, Hendropriyono mengingatkan publik agar tidak berlebihan dalam menyudutkan sosok Hercules, meskipun dikenal kontroversial. Ia menegaskan pentingnya melihat konteks dan latar belakang Hercules sebelum melabeli atau menghukumnya secara sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita bisa saja menghajar dia (Hercules) dengan keras tapi jangan membunuh secara perdata. Kalau kita rame-rame menghujat, semuanya langsung ikut pada nge-bully, itu kan namanya membunuh secara perdata,” ujar Hendropriyono, dikutip dari tayangan video Instagram @wanibedo Selasa, 6 Mei 2025.

img_title Soroti Kematian Serda AMF, DPR: Tradisi Kekerasan Senior di TNI Harus Dihilangkan!

Ketua Umum GRIB Hercules Rosario Marshall mendampingi Prabowo-Gibran di KPU RI

Photo :
  • VIVA/Andrew Tito

Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan publik menyusul pernyataan Hercules yang dinilai menyinggung para purnawirawan TNI, khususnya Letjen (Purn) Sutiyoso dengan narasi “sudah bau tanah”. 

img_title TNI Tunggu Identifikasi Basarnas Terkait Penemuan Pelampung dalam Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Pernyataan Hercules tersebut juga sempat memicu respons keras dari Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan berbagai pihak.

Namun, menurut Hendropriyono, Hercules tidak bisa diperlakukan seperti “musuh” hanya karena ucapannya yang dianggap kelewatan. Ia meminta masyarakat melihatnya sebagai “bagian dari kita”, seorang anak bangsa yang pernah berjasa di masa lalu.

Hendropriyono juga menyinggung latar belakang Hercules sebagai mantan pejuang sipil asal Timor Timur yang tetap memilih setia kepada Indonesia setelah wilayah itu memisahkan diri dan menjadi negara Timor Leste.

“Waktu Timor Timur menjadi Timor Leste dan merdeka, banyak yang nyebrang ikut ke sana. Tapi dia (Hercules) tetap setia kepada NKRI,” tegasnya.

Kesetiaan itu, menurut Hendropriyono, ditunjukkan Hercules di medan pertempuran, bahkan dengan kehilangan sebagian tubuhnya akibat luka berat.

VIVA Militer: Jenderal TNI (Purn.) Abdullah Mahmud Hendropriyono

Photo :
  • Youtube

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dalam kebersamaannya dengan kita di medan perang, banyak juga jasa dia, sampai kakinya buntung. Dia kan orang berkaki satu, tangan satu, mata satu. Dalam keadaan cacat demikian, meskipun dia preman, kalau bisa milih dia gak mau jadi preman. Coba kasih jabatan direktur, pasti dia mau,” kata Hendropriyono.

“Ada orang yang mau terima dia kerja dengan kaki buntung, tangan buntung, mata satu? Jadi dengan dia keadaan yang 50 persen dari senjata hidupnya itu, kita harus merasa kasihan,” tandasnya.

TNI Siapkan 520 Alutsista untuk Peringatan HUT ke-81 TNI

520 Alutsista Bakal Penuhi Monas Buat Peringati HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan 520 unit alutsista dan kendaraan untuk defile pada puncak peringatan HUT ke-81 TNI di kawasan Monas, Jakarta, 5 Oktober 2026.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut