5 Fakta Menarik Penangkapan Dua Pencuri Ponsel di Bandara Soetta
- VIVA.co.id/Sherly (Tangerang)
Tangerang, VIVA – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali menjadi sorotan. Bukan karena kemegahan atau layanan penerbangan, melainkan karena aksi kriminal yang terjadi di dalamnya. Polisi berhasil menangkap dua orang pelaku pencurian ponsel di area bandara yang ramai digunakan publik. Siapa mereka dan bagaimana modusnya? Berikut lima fakta menarik yang dirangkum dari peristiwa ini.
1. Dua Lokasi Berbeda, Dua Kasus Pencurian Terungkap di Bandara Soetta
Dalam waktu yang berdekatan, Kepolisian Resor Kota Bandara Soekarno-Hatta (Polresta Bandara Soetta), Polda Metro Jaya, mengungkap dua kasus pencurian ponsel yang terjadi di lingkungan bandara. Kedua insiden berlangsung di dua lokasi berbeda: masjid Nurul Barkah dan sport center Bandara Soetta. Kedua tempat ini dikenal cukup ramai oleh pengunjung dan penumpang yang tengah menunggu jadwal keberangkatan atau tiba dari perjalanan.
2. Pelaku Pertama Ditangkap di Cengkareng, Terekam Jelas di CCTV Masjid
Pelaku pertama, yang diidentifikasi dengan inisial P, ditangkap di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Pria ini diketahui pernah bekerja sebagai sopir ekspedisi di Bandara Soetta. Aksinya terjadi saat seorang pengunjung masjid tengah tertidur setelah salat Dhuhur. Tanpa rasa iba, P mengambil ponsel korban yang tergeletak di dekatnya.
Namun, aksinya tak berjalan mulus. Kamera pengawas (CCTV) masjid merekam jelas perbuatannya. Berdasarkan rekaman tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku tanpa perlawanan.
Ilustrasi diborgol
- canada.com
3. Ponsel Hasil Curian Dijual Murah, Pelaku Akui Terdesak Kebutuhan Ekonomi
Dalam pemeriksaan, P mengakui perbuatannya dan mengungkap motif pencurian yang dilakukannya: tekanan ekonomi. Ponsel curian itu ia jual hanya seharga Rp 250 ribu. Jumlah yang sangat kecil jika dibandingkan dengan risiko hukum yang ia tanggung. Pelaku kini menghadapi ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara sesuai Pasal 362 KUHPidana.
4. Sopir Taksi Online Jadi Pelaku Kedua, Curi Ponsel dari Toilet Sport Center
Pelaku kedua berinisial HS, seorang sopir taksi online. Ia mencuri ponsel milik seorang pengunjung sport center bernama M. Ridwan. Peristiwa terjadi saat korban meninggalkan ponsel Vivo V29 5G di atas flush toilet. HS menemukan dan langsung membawa kabur ponsel itu sambil melanjutkan pekerjaannya menjemput penumpang ke kawasan Senen, Jakarta Pusat.