Tragis! Influencer dan Relawan Muda Yaqeen Hammad Tewas dalam Serangan Israel

Relawan muda Yaqeen Hammad
Sumber :
  • Instagram

VIVA –  Pasukan Israel telah membunuh lebih dari selusin anak Palestina di Jalur Gaza dalam 48 jam terakhir, sementara ribuan lainnya menghadapi ancaman kelaparan di tengah krisis kemanusiaan yang memburuk secara drastis.

img_title PBB Soroti Risiko Indonesia Gabung Board of Peace, Francesca Albanese Minta Prabowo Pertimbangkan Ulang

Pada hari Minggu, Mohammed Yassine yang berusia empat tahun bergabung dengan puluhan anak lainnya yang mati kelaparan dalam beberapa hari terakhir ketika Program Pangan Dunia (WFP) memperingatkan bahwa lebih dari 70.000 anak di Gaza menghadapi kekurangan gizi akut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menyebabkan kematian karena kelaparan, Israel telah mengintensifkan pemboman dan serangan darat di Gaza, menewaskan sekitar 600 orang dalam hampir seminggu.

img_title Jika Eisenkot Gantikan Netanyahu, Ini Dampaknya bagi Masa Depan Palestina

Serangan terhadap tenda yang menampung orang-orang terlantar di Gaza tengah menewaskan seorang ibu dan anak-anaknya di kota Deir el-Balah, menurut Rumah Sakit Al-Aqsa, sementara seorang anak tewas ketika tenda keluarganya diserang oleh pesawat tak berawak di Bani Suheila, timur Khan Younis, kantor berita Palestina Wafa melaporkan.

Serangan di daerah Jabaliya di Gaza utara menewaskan sedikitnya lima orang, termasuk dua wanita dan seorang anak, menurut Kementerian Kesehatan Gaza, dikutip dari laman aljazeera.com pada Senin, 26 Mei 2025.

img_title Influencer Berinisial AA Dipolisikan Atas Dugaan Penipuan Bermodus Mencari Investor

Yaqeen Hammad yang berusia sebelas tahun, seorang influencer media sosial populer, dan sembilan dari 10 anak Dr. Alaa Amir al-Najjar juga tewas dalam serangan udara Israel yang terpisah. Anak Al-Najjar yang tersisa, Adam yang berusia 11 tahun, berada dalam kondisi kritis di unit perawatan intensif.

Serangan itu terjadi di tengah blokade Israel selama hampir tiga bulan yang telah memutus akses ke makanan pokok, bahan bakar, dan pasokan medis. Badan-badan bantuan memperingatkan bahwa ribuan anak kini berisiko meninggal karena kelaparan 

Setidaknya 22 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak fajar hari Minggu, menurut Al Jazeera Arabic. Yaqeen Hammad jadi salah satunya yang terkena serangan udara Israel.

Siapa Yaqeen Hammad?

Yaqeen Hammad, influencer cilik Gaza berusia 11 tahun, tewas dalam serangan udara Israel. Ia dikenal lewat senyum tulus dan aksi sosialnya, mengirim makanan dan mainan untuk pengungsi bersama kakaknya.  Kini, Yaqeen dan 9 anak lainnya, termasuk keluarga dokter Alaa al-Najjar, telah tiada. 

Dikenal karena senyum dan kerja sukarelanya di Gaza, Yaqeen Hammad terbunuh setelah Israel menembaki al-Baraka di Deir el-Balah, Gaza utara, pada Jumat malam.

Ia juga berperan aktif dalam kolektif Ouena sebuah kelompok nirlaba yang berbasis di Gaza yang didedikasikan untuk bantuan dan pertolongan kemanusiaan. Momen Yaqeen Hammad saat aktif menjadi relawan terekam dalam cuplikan video singkat yang dibagikan oleh akun Instagram @aljazeera pada Senin, 26 Mei 2025.

Pesan duka cita dan penghormatan dari para aktivis, pengikut Yaqeen dan jurnalis mengalir setelah berita kematiannya menyebar secara daring.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tubuhnya mungkin telah tiada, tetapi dampaknya tetap menjadi simbol kemanusiaan,” tulis Mahmoud Bassam, seorang jurnalis foto di Gaza.

"Alih-alih bersekolah dan menikmati masa kecilnya, dia justru aktif di Instagram dan berpartisipasi dalam berbagai kampanye untuk membantu orang lain di Gaza. Tak ada kata-kata. Sama sekali tak ada kata-kata," tulis penghormatan lainnya di X.

Presiden Israel Isaac Herzog

Pemilu Israel Buntu, Isaac Herzog Desak Netanyahu dan Oposisi Hindari Pemilu Ulang

Presiden Israel Isaac Herzog meminta Netanyahu dan oposisi menghindari pemilu ulang setelah hasil pemilu belum menghasilkan mayoritas di parlemen Knesset.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut