Demo Sopir Truk Berujung Tragis, Ambulans Dirusak dan Pasien Tak Terselamatkan

ilustrasi ambulans.
Sumber :

VIVA – Sejumlah sopir truk melakukan aksi unjuk rasa yang berujung ricuh, termasuk menghadang dan merusak mobil ambulans. Akibat insiden ini, seorang pasien yang seharusnya dijemput untuk penanganan medis meninggal dunia.

img_title Tusuk Sopir Taksi Online hingga Terluka, Pemuda 21 Tahun Bawa Kabur Toyota Calya

Kabar ini diketahui dari unggahan video yang viral di media sosial, salah satunya dibagikan akun Instagram @fakta.indo pada Minggu, 22 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

img_title Polisi Tangkap Mobilisator Pelajar untuk Demo Rusuh, Ajak Bawa Bom Molotov hingga Rusak Fasilitas Umum

Menurut keterangan sumber, bahwa telah terjadi demo sopir truk yang menolak aturan ODOL di Ring Road Solo-Karanganyar, terjadi pada Kamis (19/6/2025). 

Akibat insiden ini berujung tragis, karena mobil ambulans jadi rusak saat sedang menuju RS dr. Oen Kandang Sapi untuk menjemput pasien. 

img_title KKB Kodap III Ndugama Diduga Jadi Pelaku Pembunuhan Sopir di Jalur Trans Wamena

Ambulans sempat dibantu polisi melewati blokade, namun diadang massa. Seperti yang terlihat dalam video di atas, sejumlah orang menggedor kaca, merusak spion, hingga naik ke kap depan. Karena ambulans terlambat tiba, pasien yang akan dijemput akhirnya meninggal dunia.

Sopir ambulans, Muhammad Fursan Ali, mengatakan ia telah mengikuti SOP dan membunyikan sirene. Ia tak tahu lokasi tersebut menjadi titik demo, sementara jalur lain juga diblokir. Polisi menyebut insiden terjadi karena salah paham, sebab ambulans yang terlihat kosong dianggap bukan dalam keadaan darurat oleh massa.

Kasus ini telah diselesaikan secara damai dan kekeluargaan. Dua sopir truk mengaku khilaf dan telah meminta maaf. Mereka mengaku siap mengganti kerusakan ambulans. Meski tak dilanjutkan ke jalur hukum, komunitas ambulans menyayangkan insiden ini. “Tak ada gunanya klarifikasi kalau pasien yang kami jemput akhirnya meninggal,” tulis Solihin salah satu anggota komunitas Ambulans.

Reaksi Warganet

Sontak saja unggahan video yang viral di media sosial ini langsung menuai beragam reaksi warganet.

“Selain ganti pemerintah, kita juga harus ganti rakyat wkwk,” tulis warganet.

“MINTA MAAF GAK BAKAL BIKIN HIDUP LAGI BLOK,” seru lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“SDM kita emang segini doang,” sahut pengguna media sosial lain.

“Lu kalau jadi orang kalau gak bisa bantu ya jangan nyusahin orang, tolong ini mah,” timpal lainnya.

Ilustrasi pembunuhan.

Mobil Sopir Taksi Online di Pamulang Dibawa Kabur, Pelaku Pura-pura Bayar dan Tusuk Korban Pakai Pisau Dapur

Dirkrimum Kombes Pol Imron Ermawan mengatakan modus operandi tersangka, yakni menggunakan akun taksi online untuk memesan kendaraan dengan metode pembayaran tunai.

img_title
VIVA.co.id
14 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut