Video Larangan Obat Ranitidine karena Memicu Kanker

Badan POM) RI menarik beberapa produk obat yang mengandung Ranitidine.
Sumber :
  • tvOne

VIVA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) RI menarik beberapa produk obat yang mengandung Ranitidine. Ini karena senyawa Ranitidine yang mengandung unsur NDMA yang dapat memicu kanker.

img_title 2 Pabrik Obat Ilegal Dibongkar, Polisi Sita 7,8 Juta Butir dan Uang Rp9 Miliar

BPOM melakukan penarikan Ranitidine karena adanya kajian soal cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) pada produk obat yang mengandung Ranitidine. Kajian ini sebelumnya dipublikasikan U.S Food and Drug Administration (US FDA) dan European Medicine Agency (EMA).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ranitidine biasanya dikonsumsi untuk menurunkan produksi asam lambung pada pasien dengan kondisi seperti heartburn dan maag.

img_title Pimpinan Ponpes di Sekotong Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Modusnya Beri Obat ke Santriwati

Produk ini juga tersedia baik dalam versi obat bebas maupun yang harus melalui resep dokter. Mereka yang sudah menarik peredaran Ranitidine adalah CVS, Walgreens, Walmart, dan Rite Aid di Amerika Serikat.

Kanada dan Prancis juga sudah menarik obat-obat tersebut. Bangladesh juga mengeluarkan pelarangan sementara terhadap kegiatan impor, produksi, maupun penjualan Ranitidine selama proses investigasi dilakukan.

img_title Kebakaran Gudang Obat di Matraman Tewaskan 2 Orang, Api Baru Padam dalam 2 Jam

Lihat informasi lebih lengkap video liputan mengenai Ranitidine di bawah ini.

>

Ilustrasi obesitas/kegemukan.

Bukan Cuma Pangkas Berat Badan, Obat Obesitas Ini Dikaitkan dengan Penurunan Lemak Hati

Penanganan obesitas tidak hanya berkaitan dengan angka timbangan. Kondisi organ dalam, termasuk hati, juga menjadi perhatian karena penumpukan lemak di organ tersebut.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut