VIDEO: Amankah Tol Layang Jakarta-Cikampek?

Suasana jalan Tol layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/12/2019).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Risky Andrianto

VIVA – Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek resmi beroperasi pada 15 Desember 2019. Puluhan mobil telah diperbolehkan melewati tol layang itu untuk mengurai kepadatan lalu lintas dalam momen libur Natal dan Tahun Baru.

img_title Jasa Marga Ajak Peserta P3MD Danantara Rasakan Kelola Langsung Bisnis dan Layanan Jalan Tol

Namun jalan tol layang terpanjang di Indonesia itu ramai diperbincangkan oleh warganet karena konstruksinya yang berbeda ketinggian di beberapa lokasi sehingga seperti bergelombang. Perbedaan tingkat elevasi ruas jalan tol itu disebut karena ada sejumlah ruas jalan harus dinaikkan ketinggiannya dan kemudian turun ke ketinggian normal sehingga tampak bergelombang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyelenggara jalan tol mengklaim bahwa kondisi itu sesungguhnya normal saja sesuai aturan pembangunan jalan yang aman. Demi keamanan para pengendara, kendaraan yang melintas di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek pun dibatasi hanya 60 kilometer per jam.

img_title Kendaraan Terlalu Lambat di Jalan Tol Bisa Memicu Kecelakaan, Ini Penjelasannya

Tim tvOne menjajal melintasi jalan tol itu sekalian mengajak seorang ahli konstruksi. Mereka memang merasakan bahwa jalan itu bergelombang.

img_title Kepastian Regulasi Jadi Salah Satu Faktor Investasi Jalan Tol Tetap Menarik
Ngabers NMAX Masuk Tol dan Lawan Arah

Ngabers NMAX Lawan Arah di Jalan Tol, Bikin Emosi

Pengendara Yamaha NMAX terekam melawan arah di Tol Layang Jakarta Barat. Aksinya viral dan menuai komentar netizen karena dinilai membahayakan pengguna jalan.

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut