The Parade, Gerakan untuk Merapi
- Antara/ Wahyu Putro
VIVAnews - Ajang The Parade digelar di Yogyakarta. Kehadirannya selalu dinantikan masyarakat muda di Yogyakarta.
Gawai ini juga sebagai ajang unjuk prestasi dan karya Jogja sebagai barometer kota kreatif di Indonesia.
The Parade lahir dari sebuah mimpi. Mimpi untuk membuat Clothing Exhibition dan Youth Creative Community sebagai Festival Tahunan secara mandiri yang bercitarasa lokal. Brand The Parade sendiri muncul ketika Asosiasi Clothing Label yakni, KICK Yogyakarta dan EFFORT Creative Communication & Organizer pada akhir tahun 2009.
Menggagas bersama sebuah Festival dengan konsep materi yang massive dan menjadi event yang paling prestisius yaitu eksebisi dan gathering bersama masyarakat muda kreatif di kota Yogyakarta.
Pada tahun 2009, The Parade sukses selama 3 hari berhasil menggandeng lebih dari 100 komunitas kreatif dari clothing label. Selain itu komunitas-komunitas kreatif lainnya dengan beragam aktivitas ikut berpartisipasi yang mencapai total lebih dari 40.000 orang.
Dengan keyakinan itu, mereka akan menyelenggarakan ajang ini kembali pada 17 – 19 Desember 2010 di Gedung Jogja Expo Center dengan mengusung tema Knock The Next.
Saat ini sudah dipastikan lebih dari 110 clothing label baik dari Yogya maupun Bandung, Jakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang dan kota-kota lainnya yang akan memenuhi 200 booth pameran. Selain itu partisipasi lebih dari 30 komunitas kreatif meliputi BMX, Skateboard, Fixed Gear, Finger Board, Komik, Fotografi, Cosplay, Urban Art, Chiptune, Model Kit, Film, Robot, Aeromodelling, Papercraft, dan lain-lain.
The Parade adalah juga sebuah gerakan pemulihan Merapi, dimana mengajak semua, masyarakat muda Jogja berpartisipasi dan berkontribusi secara nyata.
Selain publikasi dan pencitraan, kegiatan ini juga sebagai sebagai event festival yang massive di Yogyakarta yang pantas dikunjungi dan diapresiasi serta menjadi perhatian. Gerakan ini juga berwujud sebagai kantong pengumpulan dana dari pengunjung, partisipan atau peserta maupun sederetan artis dan seluruh pengisi acara yang terlibat.
Nantinya dana yang akan terkumpul akan dihibahkan melalui lembaga yang dipercaya untuk pembangunan fasilitas pendidikan di area baru relokasi dan hunian sementara warga korban Merapi.