PKS Gelar Acara Bertajuk Keluarga Indonesia

Slogan warna-warni PKS
Sumber :
  • Antara/ Paramayuda

VIVAnews - Perempuan Partai Keadilan Sejahtera komitmen mengokohkan keluarga Indonesia. Komitmen ini adalah salah satu perjuangan perempuan PKS untuk memajukan negeri. 

Perempuan PKS menyadari persoalan keluarga Indonesia saat ini tidak sedikit karena itu perlu upaya sungguh-sungguh untuk membantu keluarga Indonesia meminimalisir persoalannya. 

Dalam rangka hari Keluarga ke-18, 29 Juni 2011, Bidang Perempuan DPP PKS akan menggelar Gebyar Hari Keluarga Nasional, 24 – 26 Juni 2011 di Jakarta. Gebyar ini merupakan upaya Bidang Perempuan PKS mendukung program pemerintah memeriahkan Hari Keluarga Nasional (Harganas), 29 Juni.

Dalam rangka mendukung program pemerintah itu pula, Partai Keadilan Sejahtera telah menjadi Harganas sebagai Hari Keluarga Kader dan memprioritaskan satu hari tersebut untuk melakukan kegiatan bersama keluarga.

Selain itu, Ada empat kegiatan yang akan dilaksanakan dalam acara Gebyar ini, yaitu:

Gerindra Sebut Dasco dan Puan Faktor Penting Percepatan Rekonsiliasi Politik

Pertama, Training for Trainer (TFT) Sahabat Keluarga. TFT ini akan membekali kader-kader perempuan PKS dari 33 provinsi upaya untuk mengokohkan keluarga, baik melalui konsultasi, pemberian penyuluhan keluarga secara privat, maupun upaya pemberian rujukan konseling lanjutan pada lembaga mitra terkait.

Setelah mengikuti TFT ini diharapkan peserta akan memberikan pembekalan serupa kepada kader-kader perempuan di wilayahnya dalam rangka pembentukan Rumah Keluarga Indonesia, yaitu sebuah inisiasi dari perempuan PKS untuk meningkatkan ketahanan keluarga Indonesia.

Melalui langkah awal inilah, Bidang Perempuan DPP PKS, pada Harganas tahun ini juga akan meluncurkan Rumah Keluarga Indonesia.

Kedua, TFT Pembekalan Pos Wanita Keadilan Berbasis Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi (PWK PPE). TFT ini akan membekali kader-kader perempuan PKS dari seluruh provinsi di Indonesia untuk menfasilitasi kader-kader perempuan PKS lainnya di wilayah masing-masing dalam melakukan pemberdayaan ekonomi dan pemberikan pendidikan/ketrampilan kepada masyarakat.

PWK sendiri merupakan upaya community Development yang telah lama dilakukan oleh perempuan PKS. Saat ini telah terbentuk sekitar 6500 titik PWK di seluruh tanah air.

Ketiga, Workshop Tatanan Keluarga dalam Islam dengan tema Keluarga Pilar Peradaban. Kegiatan ini direncanakan dihadiri oleh 400 peserta dari berbagai lembaga dan perwakilan lainnya.

Direncanakan, utusan dari Linda Amalia Sari Gumelar, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Meneg PP dan PA) akan tampil sebagai pembicara pertama dengan topik Keluarga Kokoh, Indonesia Jaya. Dr.Dwi Hastuti Martianto, dari Ilmu Kesejahteraan keluarga FEMA IPB juga akan mempresentasikan makalahnya dengan tema Dinamika Potret Keluarga Indonesia.

Selain itu, Anis Byarwati, S.Ag, M.Si dan Drs. Abdi Sumaiti dari PKS juga akan berkonstribusi memberikan pandangannya terkait keluarga.

Keempat, Sarasehan Pimpinan PKS dengan kader perempuan. Dalam sarasehan ini lima pimpinan PKS, di antara Ustadz K.H. Hilmi Aminuddin, Ustadz Luthfi Hasan Ishaaq, MA, dan Ustadz Anis Matta, Lc akan menyampaikan arahan dan berdialog dengan kader-kader perempuan PKS.

“Inilah konstribusi kami bagi kejayaan negeri, karena kami yakin kemajuan suatu bangsa berawal dari kekokohan keluarga”, tegas Anis.

Lamine Yamal saat Barcelona melawan Paris Saint-Germain

Barcelona dan PSG Boikot TV Spanyol, Langsung Minta Maaf

Barcelona dan Paris Saint-Germain berhadapan dalam leg pertama babak perempat final Liga Champions di Parc des Princes, Kamis dini hari WIB 11 April 2024. Ada kontroversi

img_title
VIVA.co.id
11 April 2024