PKS Dizhalimi Jadwal Kampanye?

VIVAnews - Berubahnya jadwal kampanye secara mendadak hingga beberapa kali membuat beberapa pihak mempertanyakan netralitas KPU. Perubahan mendadak ini merugikan PKS dan beberapa partai lain karena mengacaukan persiapan matang yang telah dilakukan tim kampanye partai bernomor 8 ini.

"Kami dirugikan dengan perubahan jadwal yang dilakukan KPU ini," tegas Anis Matta, Sekjen PKS disela-sela acara Kampanye Damai yang digelar Senin (16/3) ini. Jadwal kampanye yang dikeluarkan oleh KPU ini memang menimbulkan berbagai spekulasi.

Misalnya untuk jadwal Kampanye di Jakarta, PKS 'kebetulan' memperoleh jatah pada hari Jumat 20/3 dan pada hari Senin 30/3. Sebuah jadwal yang sepertinya tidak menguntungkan untuk proses mobilisasi massa.

Memang penentuan dan perubahan yang mendadak ini agak aneh, karena seharusnya prosesnya dilakukan secara transparan dan dengan proses pengundian agar adil buat semua. PKS juga menutup kampanye jauh hari dari jadwal akhir kampanye terbuka.

Tak heran jika muncul spekulasi bahwa perubahan SK KPU No 173/Kpts/KPU/Tahun 2009 tertanggal 13 Maret 2009 menyesuaikan jadwal petinggi negara tertentu dan menguntungkan partai tertentu saja. Karena dalam jadwal ada partai besar yang mendapat hari kampanye terbuka yang sangat strategis yaitu pada akhir pekan dan bahkan memperolehnya di akhir masa kampanye terbuka.

Namun ketua Humas DPW PKS DKI Jakarta menyatakan walau berusaha memprotes KPU, partainya siap menyelenggarakan kampanye dalam kondisi dicurangi sekalipun.

"Buat kita gak masalah, karena kita memang biasa dicurangi. Tapi kami yakin akan tetap keluar sebagai pemenang walau dizhalimi" katanya enteng. Untuk itu jajaran PKS tetap melaksanakan persiapan kampanye secara optimal.