Pemilu Unik di KBRI Havana

VIVAnews - Walaupun menurut surat undangan dari KPPSLN (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri) pemilu akan dimulai jam 9.00 AM , namun semenjak jam 8 pagi warga RI Havana sudah ngumpul di KBRI yang berada di Avenida 5 No.1607 daerah Miramar yang termasuk daerah elite itu.

Dibanding dengan negeri-negeri lain, pemilih yang terdaftar oleh PPLN (Panitia Pemilihan Luar Negeri) hanya berjumlah 51 warga, termasuk warga RI yang tinggal di kepulauan Bahamas (9 warga) , Jamaica (1) dan yang tinggal terpencil di provinsi Granma, bagian timur Kuba (5).

Berkenaan dengan tempat yang berbeda-beda dan padat penduduk yang heterogen itu, pemilu utama dilaksanakan di KBRI Havana tanggal 9 April pagi, sedang daerah lain dilaksanakan hari berikutnya yang akan dilaksanakan oleh delegasi KPPSLN.

Tepat jam 9 pagi pemilu Havana dimulai dengan upacara resmi dari ketua KPPSLN Bapak Asep Muhaemin. Semua pemilih hadir dalam rapat seremonial itu. Dikursi barisan depan duduk  Dubes KBRI Havana Bapak Banua Radja Manik dan Ibu Monry Manik, selanjutnya anggota PPLN dan segenap pemilih yang tinggal di Havana.

Hal yang unik,  Pemilu Havana ini dilangsungkan di ruang tamu KBRI yang bila anda duduk disitu akan mengenang kembali sejarah dari hubungan persahabatan antara negeri kita dengan Kuba sosialis.

Terpancang pada dinding ruang masuk itu tiga foto berukuran besar dari presiden Soekarno yang bersalaman mesra dengan Che Guevara, dan yang lain  sewaktu BK menyematkan lencana penghargaan pada Fidel Kastro. Sedang disisi lain tergantung 5 foto foto yang berukuran lebih kecil  dari 4 mantan dubes,  diantaranya foto bapak A.M Hanafi, dubes yang pertama dan foto terakhir dari bapak dubes sekarang.

Sedang dibagian lain nampak representasi dari seni dan budaya negeri kita seperti lukisan serta patung Bali dan  satu set angklung. Sejak kemarin pihak KPPSLN menata ruang itu dengan rapi menurut aturan dan norma yang telah ditentukan oleh KPU. Dan jauh sebelum pemilu dimulai telah dilangsungkan sosialisasi dari seluruh warga RI baik yang di Havana maupun yang ditempat lain.

Dengan demikian jalannya Pemilu bisa berlangsung dengan lancar dan transparan, tanpa adanya insiden atau ditemukan suara yang tidak berlaku.  Keunikan yang lain bahwa dalam rangka pemilu Havana ini tak ada kampanye oleh satu partai pun dari 44 partai yang bertanding  dalam pemilu ini.