Membangunkan Jiwa Pahlawan Masa Kini
- http://jejakbocahilang.files.wordpress.com/2013/12/monumen-mayor-achmadi.jpg
Dengan menumbuhkan jiwa kepahlawanan pemuda tidak jadi penderita letargi dalam berbangsa. Kesadaran dan kesiagaan pemuda dalam berbangsa dapat dikuatkan melalui gerakan intelektual yang diperankan oleh kaum pemuda itu sendiri.
Pada konteks saat ini, tradisi intelektual yang tumbuh di kalangan pemuda sesungguhnya harus dihadirkan dalam bentuk baru demi melakukan adaptasi gerak dalam dinamika zaman dengan senantiasa mengedepankan nilai-nilai spiritual, kemanusiaan dan kebangsaan tetapi dengan format yang lebih kekinian.
Transformasi gerakan intelektual pemuda perlu digalakkan khususnya menyangkut berbagai hal seperti sosial, politik, ekonomi, budaya, dan agama (nilai spiritual). Sehingga kelak dapat menyempurnakan referensi untuk memengaruhi proses-proses pengambilan kebijakan publik dan politik di sentra-sentra pemerintahan dan kemaslahatan rakyat di negeri ini.
Hal ini penting dilakukan sebagai kontinuitas perjuangan para pahlawan. Sebab pemuda sebagai elemen kaum intelektual dan aset masa depan bangsa, harusnya berani mewakafkan energi dan pengetahuannya untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa. Karena sejatinya, konsekuensi logis dalam gerakan intelektual bagi pemuda adalah adanya tanggung jawab sosial yang besar, yakni mengabdi pada kebenaran untuk kemaslahatan rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote.
Gerakan intelektual ini tidaklah lain sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia negeri ini. Daya saing bangsa kita di mata dunia dinilai dari kesejahteraan rakyat dan kemampuannya dalam mengelola sumber daya alam yang dimiliki. Memilih untuk melibatkan diri dalam perjuangan mewujudkan bangsa yang mandiri adalah sebuah jalan mulia bagi generasi muda.Â
Pada akhir tulisan ini penulis menegaskan bahwa setiap orang harus berjuang untuk menjadi pahlawan. Pelatup semangat perjuangan menjadi pahlawan tidak hanya pada 10 November saja, tetapi berlangsung setiap hari dalam kehidupan.Â
Jiwa kepahlawanan kita tumbuhkan dengan membiasakan diri dalam urusan kemaslahatan masyarakat banyak. Membekali diri dengan pengetahuan dan bertanggung jawab pada nilai kebenaran. Melalui gerakan intelektual yang mulia, tanggung jawab yang ada pada generasi kita untuk mewujudkan Indonesia yang hebat, Indonesia yang bermartabat bisa diraih. (Cerita ini dikirim oleh Herri Mauliza HR, Wasekjen Bidang Politik PB HMI – Jakarta)