Sakitnya Menjadi Seorang Sarjana Pengangguran
- U-Report
Kata-kata ini yang selalu menusuk hati. Saking ingin memberikan yang terbaik sampai akhirnya memiliki semangat yang membara untuk mencari pekerjaan. Sakitlah memang rasanya menjadi seorang sarjana pengangguran, seolah-olah seperti seorang yang bernasib malang. Tak ada kegiatan, suntuk sendiri di kamar kos, menghayal, bengong, yah semua jenis-jenis stres melanda, bahkan mau keluar dari rumah pun tak ada uang.
Yah, sakit di hati, sakit di dompet, membekukan pikiran, memecahkan otak, mengunci bibir, mengikat kaki, membuka mata dan telinga selebar dan selama mungkin, berdoa siang dan malam berharap ada keajaiban yang ditunjukkan oleh Sang Penguasa Kehidupan. Inilah setiap perasaan yang dialami oleh seorang sarjana pengangguran yang berjuang mencari pekerjaan. Tapi percayalah, suatu saat pasti ada jalan yang terbaik yang akan menjadikan hari ini lebih baik dari hari semalam. Salam hangat kepada semua sahabat pencari pekerjaan. Tetap semangat dan jangan menyerah. (Tulisan ini dikirim oleh Setia Bina Jaya Hutajulu)