ISMAFARSI Lakukan Kampanye Informasi Obat Nasional
"Ini bentuk usaha serius dan konkret ISMAFARSI untuk merespon masalah yang terjadi di sekitar kita" ujar Apri, selaku staff ahli pengabdian dan pelayanan masyarakat ISMAFARSI Pusat, yang juga menjadi penanggung jawab kampanye ini.
Di akhir kampanye informasi obat ini, ISMAFARSI menyatakan sikap untuk mendukung penanggulan resistensi antibiotik di Indonesia, dengan membuat dokumentasi berupa video dan foto yang setelahnya akan ditampilkan pada dunia Internasional yaitu International Pharmaceutical Student Federation (IPSF). Sebagai upaya mengabarkan kepada forum internasional bahwa ISMAFARSI sebagai representasi lembaga mahasiswa farmasi di Indonesia secara serius menanggapi fenomena ini.
Harapannya masyarakat dapat teredukasi mengenai resistensi antibiotik dan bahaya obat palsu. Masih sangat minim pengetahuan masyarakat tentang resistensi antibiotik. Berbicara obat palsu, masyarakat harus melihat kemasan obat yang tercantum registrasi BPOM, lebih mudahnya konfirmasi ke apoteker, ujar Apri. (Tulisan ini dikirim oleh Ridho Muhammad Sakti, Sekretaris Jenderal ISMAFARSI)