Pengalaman Satu Hari menjadi Wota JKT48
- U-Report
Setengah shock, saya kasih nomor hp dan alamat Twitter saya. Jelas saya kasih yang palsu. Gila saja kalau tiap jam saya bakalan di mention berita-berita soal Andela JKT 48 atau saya disuruh datang ke gathering fans club Andela. Setelah diundi untuk menentukan nomor kursi (kalau tidak salah namanya Bingo), saya dapat kursi yang lumayan strategis. Jaraknya enggak terlalu jauh dari panggung.
Saya duduk manis dan pas saya tanya-tanya ke teman saya, ternyata hari ini saya bakalan nonton Team J yang bakalan bawain set list "Dareka no Tame ni". Apalah itu artinya saya juga enggak tahu, yang ada di otak saya hanya ingin theater ini cepat dimulai biar saya bisa cepat pulang. Doa saya adalah jangan sampai saya ketemu teman saya disini, soalnya nanti bisa jadi bahan omongan ke teman-teman saya yang lain.
Beberapa saat sebelum mulai, di layar panggung ada footage tentang siapa saja para member yang bakalan ikutan theater. Lagi asyik nonton tiba-tiba para penonton langsung ngacung-ngacung glowstick sambil nge-chant kenceng banget, "Aaa.....Yossha-ikuzo!" Hai! Hai! Hai! Hai! Hai! Hai! Aahhhhhh... Hai! Hai! Hai Hai Hai Hai !! Tiger, Fire, Cyber, Fiber, Diver, Viber, Jya Jya !!! Saya yang kalau lagi di rumah sering mencela para Wota yang lagi nge-chant, eh sekarang malah ikutan nge-chant sambil ngacung-ngacungin light stick. Ya Allah, ampuni dosa-dosa saya yang ini ya Allah.
Kalau sampai ibu saya tahu bisa-bisa saya diusir dari rumah, "Ini anak jauh-jauh ke Jakarta suruh cari duit yang banyak malah teriak-teriak Tiger, Fire, Cyber, Fiber, Diver, Viber, Jya Jya", mungkin begitu yang ada di pikiran ibu saya kalau sampai saya ketahuan nonton ini theater. Setelah diteriaki begitu, member JKT48 yang ditunggu-tunggu akhirnya nongol juga.
Saya kira sewaktu mereka muncul penonton bakalan duduk manis dan mulai hening menikmati theater, ternyata enggak. Bukannya diam, yang ada malah semakin heboh. Teman saya semakin brutal nge-chant. Sekarang chant-nya beda lagi, "Tora, Hii, Jinzou, Senii, Ama, Shindou, Kasentobijokyo!" Dan, iya, iya, untuk ke sekian kalinya saya ikut-ikutan nge-chant kayak teman saya. Biarpun saya enggak hafal-hafal yang penting mulut saya kelihatan bersuara. Padahal aslinya saya teriak, "Bandeng, Pepes, Tempe, Babat", sambil ngacung-ngacungin light stick.