Anak yang Tak Diharapkan

Ilustrasi keluarga.
Sumber :
  • http://www.vestyles.com

“Papa tahu kamu pasti sangat membenci papa karena telah meninggalkanmu dan mamamu, dan saya tahu kamu tak akan pernah memaafkan papa.” lirih Riko. “Enggak! papa, Rio sama sekali tidak pernah membenci papa ataupun mama dalam hal ini. Rio seharusnya mengucapkan terima kasih kepada mama karena mama sudah membesarkan Rio dan Rio juga senang akhirnya Rio tahu siapa papa aku.” ujar Rio.

img_title Desa Bukan Hanya Sekadar Desa

“Benarkah itu, nak? Kau tahu papa sangat senang memiliki seorang putra sepertimu, dan papa berjanji akan memperbaiki semuanya mulai sekarang.” ujar Riko menatap kagum putranya. “Ya! Sekarang Rio bahagia karena Rio bisa memeluk mama dan bertemu dengan papa.” ujar Rio memeluk kedua orangtuanya. “Sekarang kita akan mulai semuanya dari awal, mama janji akan menjadi seorang ibu yang baik dan bertanggungjawab untuk kamu.” ujar Keyla. “Mulai hari ini kita akan bersama-sama dan membangun sebuah keluarga lagi.” ujar Riko. “Terima kasih Tuhan, karena Kau telah mendengar semua doaku.” ucap Rio dalam hati. (Cerita ini dikirim oleh Ega Lusiyana, Jakarta)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hari pertama saat berlangsungnya Mubes HIMSI UMI, Makassar.

Musyawarah Besar Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris UMI

Acara besar ini akan berlangsung selama dua hari.

img_title
VIVA.co.id
15 Juni 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut