Kebodohanku Mengikuti Kemauan Keluarga

Kegiatan MOS-ku berjalan lancar.
Sumber :
  • U-Report

Orangtuaku pun jadi merasa terbantu olehnya karena memang kebetulan ayahku bekerja di suatu kantor yang di dalamnya terdapat ilmu bangunan, menggambar, menghitung, dan membangun suatu bangunan. Aku pun terjebak di dunia teknik sipil. Sebenarnya aku bisa saja menolak, namun aku sudah menolak dengan halus, tapi malah dibilang, “Kau mau jadi apa? Kau pikir kau bisa jadi kaya, dapat uang banyak setelah kau masuk ke situ?”

img_title Sumbawa Barat Naik Predikat Kabupaten Layak Anak, Buat Program Antistunting hingga Sekolah Surfing

Padahal yang aku kejar adalah kesuksesan, bukan uang. Aku jalani kehidupan masa-masa STM/SMK dengan baik, aku dapat ranking, walaupun cukup jauh, tapi setidaknya aku sudah menghargai usaha keluargaku untuk menyekolahkan aku setinggi-tingginya. Kata ˜Sukses” semakin terlihat ketika aku lulus dengan baik, aku mendapat ranking yang cukup bagus dari kelas, aku pun semakin mengerti dengan yang namanya ilmu teknik sipil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aku pun semakin terjebak di dunia teknik sipil. Aku mendaftar di salah satu universitas swasta yang ada di Kota Pekanbaru, UNILAK singkatnya. Aku masuk di UNILAK, aku mendaftar sebagai mahasiswa Fakultas Teknik. Aku merasa beruntung karena aku sudah menjadi mahasiswa di sana. Di sana aku mendapatkan beberapa orang teman yang mau bergaul dan berteman denganku. Di sana juga aku mendapatkan banyak pelajaran, di mana setiap cita-citas seorang anak pasti akan terkandaskan hanya karena keegoisan orangtua dan keluarganya.

img_title Kasus Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Cs Bikin Geger, Ini Pernyataan 5 Menteri Kabinet Merah Putih

Memang, di luar sana banyak anak yang secara terpaksa harus mengikuti kemauan orangtua dan keluarganya, termasuk aku. Aku dengan terpaksa harus mengikuti kemauan orangtua dan keluargaku. Aku menolak? Aku yang kena marah, apalagi aku anak pertama dan cucu pertama di dalam keluarga besar tersebut.

Otomatis aku harus sukses, bijaksana dan bisa memberi contoh yang baik untuk keluarga nantinya. Kalau saja aku benar-benar bisa menjadi seorang penulis yang dikenal di Indonesia atau dunia, mungkin aku adalah seseorang yang egois karena telah mengikuti kemauan aku sendiri tanpa mempetimbangkan “apakah setelah menjadi seorang penulis aku akan bisa bahagia?”. Padahal aku merupakan alumni STM/SMK jurusan teknik sipil dan mantan mahasiswa Fakultas Teknik Sipil, tapi kok jadi penulis ya, bukan jadi engineering? Kini aku sadar akan kebodohanku karena telah mengikuti kemauan dan keegoisan mereka. (Tulisan ini dikirim oleh Ridho Adhaarie)

img_title TNI Sisir Persembunyian OPM dari Udara, Panglima Kogabwilhan III Sampai Turun Langsung Operasi
Wapres RI Gibran Rakabuming Raka

Polemik Ijazah Gibran Berujung Wacana Pemakzulan, Dasco Ungkap Sikap DPR soal Hak Angket

Dasco belum bisa memastikan nasib wacana hak angket ijazah Gibran. DPR masih reses hingga 8 November dan menunggu masa sidang berikutnya. Baca di sini

img_title
VIVA.co.id
7 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut