KKN UMI dan Nasib Petani Rumput Laut Pantai Bahari

Para mahasiswa saat melakukan observasi ke masyarakat di Kelurahan Pantai Bahari.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Pada hari pertama kedatangan kami, mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) di lokasi Kelurahan Pantai Bahari, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, disambut dengan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat setempat, terutama anak-anak SD yang menyambut kami dengan penuh senyum kegembiraan.

img_title Penting! Tips Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen Untuk Para Jobseekers

Tanpa menunda-nunda waktu, pada hari kedua kami langsung bergegas melakukan observasi ke masyarakat. Kami ingin mengetahui apa-apa saja permasalahan atau keluhan-keluhan yang dialami masyarakat setempat. Harapannya dengan kehadiran kami di tengah-tengah masyarakat mungkin bisa memberikan sebuah solusi yang positif dan bisa bermanfaat bagi mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari beberapa hasil observasi yang telah kami dapatkan, kurang lebih 80 persen masyarakat Kelurahan Pantai Bahari menggantungkan hidupnya di laut. “Laut adalah sumber utama penghasilan kami, namun kadang pada saat cuaca buruk kami tidak bisa melaut,” ujar salah seorang masyarakat setempat.

img_title Anggota DPR: Tagline Polisi Bersama Masyarakat Telah Diterapkan Secara Serius

Sebagian masyarakat, selain berprofesi sebagai nelayan mereka juga bekerja sebagai petani rumput laut. ”Keadaan sekarang harga rumput laut sedang terpuruk dan mengalami penurunan harga. Apalagi jika kondisi alam tidak mendukung, terkadang kami mengalami gagal panen.” lanjut dari seorang warga Kelurahan Pantai Bahari.

Harapan warga setempat untuk mahasiswa yang sedang turun KKN bisa mengadakan penyuluhan tentang cara-cara penangganan agar rumput laut tidak mengalami gagal panen, dan penyuluhan tentang bagaimana pengelolaan rumput laut. “Beberapa hasil dari observasi yang telah kami dapatkan dari masyarakat akan menjadi program kerja kami nanti ke depannya,” ujar Ketua Kordinator Desa KKN Kelurahan Pantai Bahari Andi Muh.Faisal. (Tulisan Ini dikirim oleh Andi Kamal)

img_title Kapolda dan Gubernur Sulut Turun Tangan, Imbau Warga Tak Khawatir soal BBM
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto (kedua kiri)

Bikin Melongo! 1,16 Ton Ketamine di Belawan Bernilai Rp3,48 Triliun

Pengungkapan penyelundupan 1,16 ton ketamine menggunakan kapal tanker MT Global 168 di Perairan Belawan, Sumut, disebut berpotensi mencegah dampak besar bagi masyarakat.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut