Alasan Mengapa Nokia dan Kodak Bangkrut
- U-Report
Cerita di atas bukan hanya dongeng menakutkan untuk perusahaan namun juga untuk semua kalangan. Pemilik Nokia jatuh bangkrut karena kesombongannya. Ia pernah berikrar tidak akan memakai platform Android dan memilih mengembangkan sendiri gadget Nokia-nya. Tak berkembang, kemudian berkolaborasi dengan Microsoft justru menjadi boomerang bagi Nokia. Nokia mengaku menyerah dan menjual pada Microsoft.
Perusahaan fotografi Kodak jatuh karena lambannya gerak perusahaan ini dalam mengikuti fotografi di dunia. Kodak sudah tahu mengenai berkembangnya kamera digital. Bahkan, Kodak sudah melakukan penelitian dan mengembangkan kamera digital. Namun perusahaan asal Amerika Serikat ini masih percaya dan berkutat dengan fotografi menggunakan film. Alhasil, dengan berkembangnya zaman, Kodak jauh tertinggal dengan produsen kamera asal Jepang . Dan kini, Kodak hanya tinggal menjadi sejarah fotografi dunia.
Kesombongan akan masa lalu dan lupa untuk terus memperbaiki diri adalah sebuah kuburan besar. Tak sedikit contoh yang bisa kita jadikan pelajaran. Nokia dan Kodak adalah contoh nyata. Betapa pun besarnya sebuah nama, berapa lama pun kejayaan masa lalu, jika tidak mampu menjaga maka akan menjadi sebuah sejarah.
Jika dunia ini berlari seperti singa, maka jangan sekali-kali berfikir untuk berjalan seperti rusa. Namun, berlarilah seperti Antelop. Kau mungkin akan dimangsanya, namun dengan usaha keras, kau tak akan habis dalam waktu sekejap. (Tulisan ini dikirim oleh Kurniamahardika17)