Aku yang Dulu, Sekarang, dan Nanti
- Pixabay
Masuk masa SMA, aku bertemu lagi dengan teman SMP-ku yang bernama Vivi. Dulu dari kelas 1 SMP sampe kelas 3 kami selalu sekelas, tapi tidak di SMA ini. Di kelas 1 SMA aku masih mendapat peringkat. Saat kenaikan kelas 2 aku terpilih masuk jurusan IPA dan bertemu lagi dengan Vivi sampai lulus.
Dalam kelas IPA ada 30 orang, tapi kami selalu berdua saja. Rasanya aku tidak bisa berbaur dengan mereka. Rasanya aku ingin cepat-cepat tamat dari situ, padahal masa-masa SMA kan harusnya paling asyik ya, tapi tidak bagiku.
Di kelas IPA, aku tidak pernah lagi dapat peringkat, hanya masuk 20 besar. Aku merasa tidak pintar, cuma mungkin aku bisa mempertahankan nilaiku agar tetap bagus. Aku ingin seperti mereka yang memiliki percaya diri yang tinggi, berani tampil di depan banyak orang, itulah yang tak bisa aku miliki.
Alhamdulillah lulus dari SMA, aku disuruh bapak masuk akademi kebidanan. Ya, aku menurut saja. Ada sedikit perubahan dalam diriku, lumayan lebih baik dari yang dulu. Tapi tetap saja aku belum merasa percaya diri. Alhamdulillah dari semester 1 sampai sekarang aku semester 4, IP-ku selalu dalam kisaran 3.
Aku ingin sekali seperti temanku, Nina. Dia pintar teori, praktek, wawasan luas, dan berani. Menjadi bidan itu harus cerewet, ramah, bisa meyakinkan, dan ada kemampuan. Sementara aku tidak ada apa-apanya. Tidak tergerak tubuh ini, mau bangkit, tapi rasa takut ,salah, dan malu itu yang menutupi, padahal niat sudah ada.
Entahlah jadi apa aku ini nantinya. Hati kecilku selalu berbicara, “ayo bangkit, mencoba berani mulai dari hal yang terkecil, ayo gapai apa yang kamu inginkan, kejar tekadmu!” Tiga peringkat terbaik akan diterima di rumah sakit nantinya. Apakah mungkin aku bisa mengejar mereka yang sudah jauh nilainya di atasku?
Aku harus bisa! Kita lihat tahun depan yaitu 2017, aku harus selesai dengan indeks prestasi terbaik 3 besar. Aku percaya jika kita yakin, kita pasti bisa. Ya, tentunya diimbangi dengan usaha, berdoa, dan bergerak. (Cerita ini dikirim oleh Uli Susanty, Jambi)