Aku Mencintai Pekerjaanku karena Allah

I love my job because Allah.
Sumber :
  • U-Report

Sebenarnya bisa saja perusahaan merekrut karyawan yang memiliki jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau yang lebih berpengalaman, tetapi walau hanya lulusan SMA aku dianggap bisa dan layak ada di posisi itu. Tentunya semua itu tak lepas dari didikan, pelatihan, serta training yang sudah perusahaan berikan. Aku sangat bersyukur kepada Allah dan aku percaya bahwa hasil tidak akan pernah mengkhianati usahanya.

img_title Desa Bukan Hanya Sekadar Desa

Di posisi yang sampai saat ini aku jalani, aku semakin lebih dekat dan mengenali setiap hal yang ada di tempatku bekerja. Aku merasakan dan menganggap tempatku bekerja seperti rumah kedua yang harus dirawat, diperhatikan, dan dipedulikan agar bisa terus menampung dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi setiap customer yang datang. Aku percaya kalau apa yang sudah kita berikan akan kembali kepada kita, bahkan lebih dari apa yang kita harapkan. Karena hakikatnya bukan apa yang akan kita terima, tetapi apa yang bisa kita berikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuh tahun sudah aku bekerja di tempat pertama ini. Aku bekerja memang bukanlah waktu yang sebentar dan mungkin bagi kebanyakan orang sudah amat sangat membosankan. Aku pun pernah merasa bosan dan ingin mencari yang lebih baik, tetapi kemudian aku menyadari kalau disini aku tidak diam di tempat. Aku tumbuh dan berkembang, aku bekerja dan berkarya. Aku selalu belajar mencintai pekerjaanku, aku mencintai setiap kegiatan pekerjaan yang aku lakukan. Aku melakukannya dengan hati dan kuniatkan sebagai ibadahku kepada Allah. (Cerita ini dikirim oleh Dewi_chuwie)

img_title Aku Akan Tampar Mereka dengan Kesuksesanku
Hari pertama saat berlangsungnya Mubes HIMSI UMI, Makassar.

Musyawarah Besar Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris UMI

Acara besar ini akan berlangsung selama dua hari.

img_title
VIVA.co.id
15 Juni 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut