Memilih Design Grafis untuk Bertahan Hidup
- Pixabay
Sebenarnya, Amanta memiliki ide-ide cemerlang untuk menggambar. Namun, saat mengeksekusi idenya tidak seperti yang diharapkan. Ide amanta biasanya akan dieksekusi dengan baik oleh kembarannya, Amadea. “Amadea kurang berani berimajinasi tapi gambarnya rapi dan tipe orang yang perfeksionis, aku menyebutnya satu paket. Aku konseptor dan dia eksekutor,” ungkap Amanta. Tapi kembarannya itu sekarang berpindah haluan dan lebih memilih bidang sastra.
Ia sendiri mengaku bahwa ia menjalani profesi design grafis dengan sedikit keterpaksaan. “Design grafis memberikan ruang baru bagi para seniman untuk berekspresi tapi tetap bisa dapat penghasilan. Untuk itu aku memilih desain grafis, karena bagaimana pun setiap individu harus mampu bertahan hidup,” ungkap Amanta.
Kini, gadis yang lahir tanggal 10 Oktober 1988 ini cukup menikmati profesinya di bidang Desain Komunikasi Visual. Walaupun masih berharap menemukan eksekutor yang tepat untuk menuangkan ide-idenya. (Cerita ini dikirim oleh Dianafril, Jakarta)