Barongsai Mini Pak Sipin Terjual hingga Malaysia
- u report
Pembuatan celana dan zirah atau jubah yang melekat pada kepala barongsai mini diserahkan Pak Sipin pada isterinya. “Saya tak bisa menjahit renda-renda pada zirah dan celana barongsai. Isteri saya yang bisa,” aku Pak Sipin sembari tertawa.
Karena kualitas barongsai mini buatan Pak Sipin lebih bagus, baik bahan, corak, model dan kelengkapan kostumnya maka harga jualnya juga lumayan agak mahal, Rp200.000 per unit. Sementara, barongsai mini buatan lain dijual dengan harga Rp85.000 per unit. Meski harganya mahal dua kali lipat lebih, nyatanya barang dagangan Pak Sipin tak pernah tidak laku.
Rata-rata dalam sebulan diproduksi 80 unit barongsai mini. "Semuanya habis terjual tanpa sisa," kata Pak Sipin. Lalu keuntungannya berapa? Pria berkulit hitam ini mengatakan kalau untungnya sekitar 50 persen. Berarti, setidaknya dalam sebulan Pak Sipin meraih keuntungan Rp 8.000.000.
Terkait pangsa pasar atas barongsai buatannya, Pak Sipin tak terlalu cemas. Kendati saat ini di berbagai kota di Jawa banyak orang berdagang barongsai mini, tapi lebih dari separuh barongsai buatannya dipesan warga Malaysia. Bahkan belakangan ini Singapura juga mulai memesan.
"Sisanya, sekitar 30 unit dijual sendiri. Itupun sebagian dipesan oleh pedagang lain dari Jakarta, Cirebon, dan Semarang,” tambahnya. "Tuhan telah menyediakan rezeki saya dan keluarga saya lebih dari cukup melalui barongsai mini mainan ini. Saya harus bersyukur," tandas Pak Sipin memungkasi obrolannya. (Tulisan ini dikirim oleh Heru Christiyono Amari, Pati, Jawa Tengah)