Anak Perempuan Ini Akhirnya Jadi Anak Negara
- U-Report
Ditentang macam itu, H Subroto tak kurang empat kali dengan tegas mengatakan, “Niknok lebih pantas jadi anak negara daripada diasuh pasangan suami istri bermasalah, atau dikembalikan pada ibu kandung yang kondisi hidupnya 'senin-kamis'”. Aparat jajaran BKD Pemkab Jepara yang terkait dalam persoalan ini diminta segera melaksanakan keputusannya.
Wabup H. Subroto menugasi Ny Sri Alim SH M.Si, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jepara untuk menelusuri dan mengusut data kependudukan menyangkut pasangan Budi dan Yayuk. "Tertibkan administrasi kependudukan mereka," tandas H Subroto. Ny Sri Alim semula tampak enggan melaksanakan perintah itu. Tapi saat diminta H Subroto dengan ucapan, "Apa kamu terima duit dari pihak tertentu?” Langsung perempuan itu menyatakan akan melaksanakan perintah Wabub.
"Jika kesalahan data itu dari Bekasi, kita tak mau memikul tanggung jawab loh Pak Broto," ucap Ny. Sri Alim Y, yang sama sekali tidak ditanggapi Wabub Jepara. Pemalsuan mengenai persyaratan administrasi kependudukan sekarang sudah begini canggihnya. Sistem online pun masih bisa ditembus dan dikelabui. Seperti yang dilakukan pasangan Budi-Yayuk, warga pedesaan berpendidikan formal yang minim. Sungguh ironis! (Tulisan ini dikirim oleh Heru Christiyono Amari, Pati, Jateng)