Indahnya Persahabatan
- U-Report
Selesai mengerjakan itu, bel tanda masuk berbunyi. Buru-buru kami masuk kelas. Di kelas aku menjawab lagi beberapa pertanyaan yang dilontarkan Bu Erni. Tapi sekarang tak ada suara deham lagi, tak ada suara ribut lagi. Pulang sekolah, Resti dan Siska mendekati. “Aya, Aya sebentar! Maukah kau siang ini ke rumahku untuk rujakan sambil mengerjakan PR bersama-sama?” ajak Resti. Aku tersenyum. “Kenapa tidak? Kalian kan teman-teman baikku,” jawabku mantap.
Semenjak itu kami menjadi trio sahabat. Resti dan Siska selain menjadi teman belajarku juga menjadi teman mainku. Senangnya, karena semenjak tinggal di kampung ini aku tidak mempunyai teman main seorang pun. Sekarang bersama Resti dan Siska aku bisa ikut menikmati indahnya memetik kacang panjang, mandi di sungai yang airnya jernih, bahkan menjelajah bukit-bukit kecil sambil mencari jamur. Senangnya mendapatkan pengalaman baru yang tidak pernah kudapatkan di kotaku dulu. (Cerita ini dikirim oleh nuk03021998)