Tim Gowes 105 Hari Akhiri Perjalanan di Sota Merauke

Upacara bendera akhiri perjalanan Gowes 100 Hari dari Sabang sampai Merauke.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Letnan Kolonel Inf Abi Kusniato bertindak sebagai pemimpin upacara penghormatan bendera Merah Putih dan dikumandangkannya lagu Indonesia Raya sebagai akhir dari perjalanan selama 105 hari dari Sabang sampai Merauke. Upacara ini berlangsung di Tugu MM 13, batas negara Indonesia dengan Papua New Guinea, Merauke Distrik Sota, Kampung Sota pada Minggu, 23/10/2016.

img_title Bersepeda Kian Populer, Komunitas Olahraga Bandung Makin Hidup

Perjalanan ini merupakan bagian dari Ekspedisi Cinta Tanah Air Sepeda Kayuh (Gowes). Ini hasil dari semangat dan kegigihan Roni Hartono, beserta teman seperjalanannya, Andi Varmaley yang bertemu di Banyuwangi dilanjutkan dengan keliling Indonesia menuju Merauke dalam Gowes 100 Hari dari Sabang sampai Merauke .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini bukanlah hal yang biasa. Terbukti saat mereka menceritakan suka duka dalam perjalanan yang telah dilakukan. “Secara jujur, kita tanpa sponsor dan hanya bermodalkan Rp100.000. Dan ternyata dari Sabang kita bisa sampai berada di Sota, Merauke. “Perjalananan dengan gowes ditargetkan 100 hari. Semua itu ternyata dapat tercapai, walaupun menjadi 105 hari. Dikarenakan kendala teknis kondisi sepeda dan kerusakan di perjalanan. Juga ditambah transportasi penyeberangan menggunakan kapal laut yang jadwalnya tidak bersamaan dengan tibanya kita di Bitung,” ujar Roni Hartono.

img_title Dedi Mulyadi Blak-blakan Akui Dirinya Sombong saat Disapa Warga, Ternyata Gara-gara Ini

Dansatgas Pamtas Yonif 407/Padmakusuma di sela-sela kegiatan menyampaikan rasa terharu dan bangganya terhadap masyarakat pengunjung Tugu Perbatasan. Yang memberikan apresiasi secara spontan dengan bergabung bersama Ekspedisi Cinta Tanah Air (Gowes 100 Hari) untuk bersama-sama melaksanakan upacara bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Menurutnya hal ini dapat membangkitkan rasa nasionalisme dan patriotisme, apalagi kegiatan ini dilaksanakan di perbatasan ujung timur Indonesia. Ditambah dengan hal luar biasa yang dilakukan tim Gowes menjelajah dari Sabang sampai Merauke. Melihat keanekaragaman budaya, adat istiadat, keindahan alam Indonesia, serta memahami dan mencintai Indonesia.

img_title Pria Ini Nekat Gowes Sepeda 600 Km demi Bisa Mudik

Meyakini bahwa ternyata perbedaan bukan merupakan suatu pemisah atau kendala untuk kesatuan Republik Indonesia. Justru hal ini merupakan kekayaan dan keanekaragaman bangsa kita yang harus tetap kita jaga dari ancaman, baik dari luar maupun dalam.

Pamen bunga melati dua ini juga menyampaikan pesan moral kepada masyarakat Indonesia, bahwa Negara Indonesia adalah bangsa yang besar, indah, dan banyak terdapat kekayaan alam serta keanekaragaman budaya. Untuk itu kita jangan sampai terlena dengan situasi yang berkembang yang kemungkinan menjauhkan kita dari rasa cinta tanah air.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut