Semangat yang Tak Pernah Padam

Wisuda, Rina bersama kedua orangtua.
Sumber :
  • U-Report

Bermula dari pesanan ibu yang ingin menjadikan aksesoris rajutan Rina sebagai cendera mata pernikahan anaknya, sejak itu mulai banyak yang memesan kepada Rina dalam jumlah yang cukup banyak. Sehingga menghasilkan keuntungan yang banyak pula. Uang yang didapatnya ia tabung agar dapat menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa harus merepotkan orangtuanya.

img_title Road to Jepang, Kisah-Kisah Inspiratif Driver Indonesia yang Kini Berkarier di Luar Negeri

Tidak hilang akal, meskipun uang yang diperoleh hanya cukup untuk pembayaran uang masuk di satu semester saja, Rina mencari berbagai macam bentuk beasiswa yang dapat menanggung biaya kuliahnya sampai akhir. Serta tetap menjajakan rajutan hasil karya tangannya di kampus dengan rendah hati dan tidak malu dengan teman-temannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semangat jiwa muda yang terus berkarya, tak kenal malu untuk hal-hal yang baik. Rina tetap semangat dan tidak pernah mengeluh. Yakinkan dalam hati bahwa kita bisa. InsyaAllah akan ada jalan. Jangan pernah lelah untuk berusaha dan jangan pernah lupa untuk berdoa kepada-Nya. “Rezeki itu sudah Allah SWT yang mengatur, Rina sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berdoa,” tutupnya. (Tulisan ini dikirim oleh Sarimona, mahasiswa Universitas Pancasila, Jakarta)

img_title Dari Gagal Jadi Teladan, Perjalanan Rizal Baruna Adji Menginspirasi Generasi Muda Lewat Seragam dan Dunia Digital
Ilustrasi pensiun.

Konglomerat Ini Punya Harta Rp875 Triliun tapi Tak Memiliki Anak, Begini Nasib Harta Warisannya Setelah Wafat

Kisah Klaus-Michael Kühne berbeda dari banyak konglomerat dunia. Setelah puluhan tahun membangun kerajaan bisnis di sektor logistik, pelayaran, penerbangan hingga…

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut