Ini Ancaman Rokok pada Paru-paru Kita

Ilustrasi merokok.
Sumber :
  • Pixabay/karosieben

VIVA.co.id – Perilaku hidup sehat adalah wujud keberdayaan masyarakat yang sadar, mau,dan mampu mempraktikkan lima program prioritas sehat, yaitu kesehatan ibu dan anak (KIA), gizi, kesehatan lingkungan, gaya hidup, dan dana sehat/asuransi kesehatan/JPKM. Dengan demikian, upaya untuk meningkatkan sikap dan tindakan dalam menciptakan suatu kondisi kesehatan perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat dapat dilakukan secara berkesinambungan.

img_title Rokok dan Polusi Udara, Mana yang Lebih Mematikan?

Rokok merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia dan merupakan satu-satunya produk legal yang membunuh sepertiga hingga setengah penggunanya, dengan korban rata-rata meninggal 15 tahun lebih cepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut WHO, tahun 2008 diperkirakan 5,4 juta orang meninggal per tahunnya karena rokok. Sedangkan di Indonesia, menurut laporan Badan Khusus Pengendalian Tembakau Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (TCSC- IAKMI) diperkirakan 427.948 kematian per tahunnya. Atau dalam sehari ada sekitar 1.172 orang meninggal karena rokok.

img_title Miris, Prevalensi Perokok Anak di Indonesia Meningkat

Seperti diketahui, bahwa di dalam asap rokok terdapat kurang lebih 4.000 zat kimia beracun yang dapat merusak lapisan saluran nafas dan paru. Selain itu, juga dapat memicu pertumbuhan kanker di organ paru. Kerusakan di saluran nafas dan paru dapat menyebabkan gejala sesak napas. Jika pengaruh asap rokok terjadi di pembuluh darah dan jantung, dapat mengakibatkan serangan jantung yang juga gejalanya bisa seperti napas berat atau sensasi sesak.

Zat berbahaya itu antara lain hydro cyanida (racun yang dipakai untuk hukuman mati), ammonia (zat pembersih lantai), toluena (pelarut industri), arsenic (racun semut putih), butane (bahan bakar korek api) DDT (racun serangga), aceton (penghapus cat), methanol (bahan bakar roket), napthalane (kapur barus), cadmium (dipakai pada accu mobil), carbon monoksida (gas yang keluar dari knalpot), vinyl clorida (bahan plastik PVC), dan masih banyak lagi zat beracun lainnya.

img_title Merokok Bikin Wajah Terlihat Tua, Mitos atau Fakta?

Dalam kasus yang berhubungan dengan penyakit paru-paru, terutama TBC paru, perokok yang menderita TBC angka kesembuhannya sangat lambat daripada yang bukan perokok. Sehingga sebuah anekdot mengggambarkan andaikan paru-paru perokok direndam di dalam baskom yang berisi air putih, maka air itu akan berubah menjadi hitam. Sebegitu parahkah paru-paru perokok dibanding yang bukan perokok?

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut