Antara Aktivis dan Aktivitas Mahasiswa
- VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi
VIVA.co.id – Kehidupan kampus memang memiliki banyak cerita. Tiap orang akan merasakan dunia kampus secara berbeda, tergantung dari kegiatan yang dilakukan sebagai rutinitasnya. Tidak ada jenis mahasiswa yang terbaik, karena masing-masing punya poin pembelajaran dan momennya sendiri-sendiri.
Partisipasi dan pengaruh mahasiswa terhadap perkembangan teknologi boleh diefektifkan kembali dan status mahasiswa menjadi tongkat estafet bangsa untuk memajukan masyarakat. Korelasinya adalah mahasiswa merupakan salah satu komponen bangsa dan mendapat atribut sebagai kaum intelektual. Oleh karena itu, mahasiswa dituntut agar dapat berpartisipasi di dalamnya.
Gaya hidup mahasiswa zaman sekarang sangatlah berbeda dengan mahasiswa zaman dulu yang belum mengenal teknologi. Di zaman yang serba canggih dimana teknologi sudah sangat mudah diakses dan digunakan oleh masyarakat luas. Mahasiswa sekarang memiliki gaya hidup yang modern.
Sering kita temui di tempat perbelanjaan terdapat sekelompok anak muda yang notabenenya mahasiswa sedang berkumpul bersama. Pada umumnya mereka menggunakan gadget canggih seperti smartphone. Bahkan saat sedang berkumpul bersama, tak jarang diantara mereka lebih mementingkan smartphonenya dibanding mengobrol bersama teman-temannya. Hampir semua tempat nongkrong untuk mahasiswa, mulai dari warteg, warkop pinggir jalan, sampai di taman kota pun menyediakan wifi gratis.
Semua tempat itu digunakan untuk sekadar duduk, minum kopi, makan bersama, menangkap Pokemon, sampai berbincang-bincang yang mengarah pada kebijakan Negara. Ini terjadi karena pengaruh modernisasi. Dimana semakin tingginya gaya hidup seseorang dan berubah mengikuti perkembangan zaman.
Namun, ada sebagian dari mahasiswa rajin atau yang biasa disebut juga jenius. Mereka yang biasanya menjadi korban saat mendapat tugas kelompok. Di luar jam kuliah, dia akan mengerjakan tugas kelompoknya. Dan pada saat presentasi, dia pun yang akan maju untuk presentasi hasil tugasnya. Karena memang hanya dialah yang mengerti tugas tersebut.
Tapi kondisi tersebut akan bermanfaat bagi dia sendiri, karena dengan mengerjakan tugas itu secara tidak langsung membuatnya belajar materi perkuliahan. Jangan terkejut jika mahasiswa tipe ini meraih top 20 chart IPK tertinggi di jurusannya. Belajarlah menjadi rajin dari mereka yang rajin belajar.