Senyuman Ari, Anak Yatim yang Kini Bisa Bersekolah Lagi

Ari kini bisa bersekolah kembali.
Ari kini bisa bersekolah kembali.
Sumber :

VIVA.co.id – Matanya berbinar menunggu Kepala Dusun atau Kadus Nyurlembang Daye, Lombok Barat, yang akan membawanya ke Mataram. Setelah petemuannya dengan Salma Hasanah, Ibu Asrama Rumah Yatim NTB, Ari tak sabar menunggu momen ini. Malam sebelum dijemput pun Ari tak bisa tidur memikirkan dirinya yang akan tinggal di asrama.

Saat Kadus menjemput pun Ari sudah ada di depan pintu rumahnya yang mungil sambil menenteng tas pakaian yang akan dibawanya. “Pada saat saya ke sana, dia benar-benar sudah siap,” ungkap Kadus yang akrab disapa Ibu Caca ini yang tanpa menunggu lama langsung membawa Ari ke Mataram.

Ari merupakan anak yatim polos yang ditinggalkan ibunya ke Malaysia untuk menjadi tenaga kerja wanita. Sejak ditinggal ibunya, diapun hidup bersama kakak perempuannya Siti (15), kakak ipar, adik perempuan, dan juga keponakan yang berusia  6 bulan namun memiliki berat badan hanya 3 kg akibat gizi buruk.

Mereka hidup di rumah yang kurang layak yang berdekatan dengan kandang sapi. Hingga setiap hari kandang tersebut mengeluarkan bau yang mengganggu kesehatan penghuninya terutama bayi kecil Siti yang harusnya mendapatkan perawatan ekstra.

Tak hanya itu, kemalangan pun hampir terjadi setiap hari. Ari dan saudara-saudaranya itu harus menggantungkan hidup pada penghasilan suami Siti yang tentu tak bisa diharapkan karena kadang dia bekerja, kadang tidak.

Maka, untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, ketiga bersaudara itu terpaksa mencari daun-daun di jalanan atau di kebun milik orang untuk dijadikan bahan masakan. Meski tak disangsikan, kasih sayang dari para tetangga senantiasa menghampiri meski tak setiap hari.

Sesampainya di asrama, Salma menyambut haru Ari yang tak pernah berhenti tersenyum. Ajakan Salma kepada Ari saat memberikan santunan sembako langsung ditanggapi positif oleh Kadus Caca yang sangat peduli terhadap rakyatnya, sehingga dia bisa melihat Ari di hadapannya menjadi anak asuh barunya.