Anak Kiai Siap Jadi Ketua Umum KAMMI 2017-2019

Calon Ketua Umum KAMMI periode 2017-2019, Aza El Munadiyan.
Calon Ketua Umum KAMMI periode 2017-2019, Aza El Munadiyan.
Sumber :

VIVA – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia atau KAMMI akan menggelar agenda Muktamar X yang akan berlangsung 14-18 Desember 2017 di Medan, Sumatera Utara. Agenda kegiatan ini di antaranya pemilihan Ketua Umum KAMMI periode 2017-2019. Salah satu calon yang  menarik perhatian publik adalah Aza El Munadiyan.

Pemuda asal Ponorogo Jawa Timur ini berasal dari keluarga Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar dan Pondok Modern Darussalam, Gontor. Aza sapaan akrabnya kemudian merantau ke Jogja untuk menuntut ilmu di S1 Fisika UGM dan S2 Magister Manajemen Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Berbekal pengalaman organisasi menjadi Presiden Mahasiswa UGM, Ketua Kebijakan Publik PP KAMMI dan Dompet Dhuafa, Aza akan membawa KAMMI menjadi organisasi modern. Selain itu, kondisi negara yang memprihatinkan akan menjadi fokus gerakan KAMMI.

"Negara Indonesia dalam kondisi kritis. Pembangunan yang dilakukan oleh Presiden Jokowi hanya untuk melancarkan bisnis dari kelompok pendukung Jokowi. Pada kondisi lain, rakyat semakin sengsara dengan berbagai macam pencabutan subsidi. Kepengurusan KAMMI yang baru akan terus melawan kezaliman yang dilakukan oleh rezim Jokowi dengan kepentingan asingnya," jelas Aza.

Aza kemudian menuturkan agar gerakan bisa optimal dan independen, maka KAMMI harus menjadi organisasi modern. "Perkembangan zaman harus dihadapi oleh setiap organisasi yang ingin bertahan dari kepunahan dengan menyesuaikan metode dan covernya tanpa mengubah nilai-nilai yang telah dibangun selama ini," tutur Aza.

"Tren teknologi, meledaknya kaum milennial, jumlah kelas menengah muslim yang terus bertambah dengan berbagai karakternya harus menjadi perhatian. Costumer orientation and costumer feed back merupakan dasar dari usaha memahami kebutuhan costumer," papar Aza lebih lanjut.

"KAMMI sebagai organisasi yang lahir ketika bergulirnya reformasi setelah 20 tahun harus mereformasi diri menjadi lembaga yang modern, transparan, akuntabel, mandiri, berdaya saing global dan menjadi bagian dari solusi permasalahan dan perbaikan bangsa Indonesia. Itulah visi yang akan saya bawa ketika memimpin KAMMI," jelas Aza.