Perumahan Jadi Sarang Banjir, Dedi Mulyadi: Ini Salah Tata Ruang!

VIVA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa persoalan tata ruang menjadi salah satu akar masalah paling krusial di Kabupaten Bekasi. Meski rencana tata ruang wilayah telah disahkan sejak lama, implementasinya dinilai belum mampu mengantisipasi dan memitigasi dampak pembangunan yang terjadi secara masif dan tidak terkendali. Ia menyoroti maraknya pemberian izin pembangunan perumahan secara berlebihan, termasuk di atas lahan persawahan tanpa proses pengurukan dan perencanaan drainase yang memadai. Akibatnya, terjadi ketimpangan lingkungan yang mencolok antara kawasan perumahan elite dan perumahan masyarakat. Kawasan elite dibangun dengan perencanaan matang, dilengkapi drainase besar, ruang terbuka hijau, jarak antarbangunan yang luas, sehingga relatif aman dari banjir. Sebaliknya, perumahan warga dibangun di lahan bekas sawah tanpa infrastruktur pendukung yang layak, dengan jalan sempit dan minim drainase, sehingga sangat rentan tergenang saat hujan.Â